
Kementerian Luar Negeri, Persemakmuran & Pembangunan Inggris (FCDO) telah memperbarui saran perjalanan ke India, tertanggal 17 Juli 2026, dengan dua pembaruan penting terkait mobilitas. Pertama, semua penumpang internasional yang tiba di India wajib mengisi Deklarasi Kesehatan Mandiri melalui portal Air Suvidha 2.0 dalam waktu 24 jam sebelum keberangkatan. Langkah ini diterapkan setelah Organisasi Kesehatan Dunia menetapkan wabah Ebola terbaru sebagai Keadaan Darurat Kesehatan Masyarakat yang Meresahkan Dunia. Penumpang tanpa barcode dapat dikenai pemeriksaan tambahan atau ditolak naik pesawat di luar negeri. Kedua, saran ini secara resmi mengakui kartu elektronik Overseas Citizen of India (e-OCI) yang baru diluncurkan sebagai setara dengan buku fisik, menjelaskan bahwa warga Inggris keturunan India dapat terus masuk menggunakan salah satu format selama data paspor mereka terbaru. Kebijakan ini mengurangi kebingungan setelah laporan bahwa beberapa maskapai ragu menerima kode QR OCI digital. FCDO tetap menyarankan untuk menghindari perjalanan dalam radius 10 km dari perbatasan India–Pakistan, sebagian besar wilayah Jammu & Kashmir, dan perjalanan yang tidak penting ke Manipur, namun tidak mengubah tingkat risiko terorisme di pusat bisnis utama. Perusahaan Inggris yang mengirim staf ke India disarankan memperbarui daftar pemeriksaan pra-keberangkatan dengan memasukkan deklarasi Ebola dan memastikan sistem HR mengenali nomor e-OCI untuk pelacakan penugasan. Pembaruan ini juga menginstruksikan pelancong yang terdampak gangguan ruang udara Timur Tengah untuk memeriksa opsi pengalihan rute melalui Asia Tengah atau Asia Tenggara.
Sumber: GOV.UK
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.Lebih Banyak Dari India
Lihat semua
Pengadilan Tinggi Delhi Membatalkan Kontrak Outsourcing Paspor dan Visa, Memerintahkan Tender Global Baru
Pemegang visa pelajar dan medis ditangkap dalam kasus penipuan siber senilai ₹13 lakh di Haryana