
Konsulat Jenderal India di Dubai mengeluarkan pengumuman bahwa seluruh kompleksnya akan ditutup mulai Jumat, 17 Juli hingga Minggu, 19 Juli 2026, akibat pemeliharaan jalan di luar area kantor. Oleh karena itu, layanan paspor, visa, dan legalisasi tidak akan beroperasi selama tiga hari tersebut. Layanan akan kembali dibuka pada Senin, 20 Juli, dengan slot janji temu baru yang dapat diakses secara online mulai pukul 20:00 pada 19 Juli. Penutupan ini terjadi di akhir masa liburan sekolah di UAE, yang biasanya merupakan periode tersibuk bagi konsulat. Lebih dari 6.000 permohonan paspor telah diajukan hanya dalam paruh pertama Juli, menurut data konsuler. Pemohon yang memiliki rencana perjalanan mendesak disarankan untuk menjadwal ulang penerbangan atau, dalam kasus darurat medis atau kematian keluarga, dapat langsung menuju Kedutaan Besar India di Abu Dhabi yang akan tetap beroperasi terbatas pada hari Jumat. Perusahaan India di Teluk, terutama di sektor konstruksi dan kesehatan, biasanya mengajukan legalisasi visa kerja secara kolektif melalui agen. Berkas-berkas tersebut akan otomatis diproses minggu berikutnya, namun tim HR disarankan untuk menginformasikan jeda layanan ini guna menghindari antrean yang tidak perlu. Situasi ini menyoroti keterbatasan kapasitas di misi India seiring meningkatnya aktivitas imigrasi di Teluk. Konsulat Dubai telah menambah staf shift malam sejak Januari, namun tetap rentan terhadap faktor eksternal seperti pekerjaan infrastruktur. Penyedia layanan mobilitas disarankan untuk mempertimbangkan pusat pengajuan alternatif, misalnya menggunakan pusat VFS di Sharjah atau Al Ain untuk perpanjangan paspor non-darurat.
Sumber: The Indian Express
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.Lebih Banyak Dari India
Lihat semua
Pengadilan Tinggi Delhi Membatalkan Kontrak Outsourcing Paspor dan Visa, Memerintahkan Tender Global Baru
Pemegang visa pelajar dan medis ditangkap dalam kasus penipuan siber senilai ₹13 lakh di Haryana