Jepang Lima Kali Lipatkan Biaya Visa Standar—Namun Tetap Tawarkan Tarif Khusus ₹ 500 untuk India
India meluncurkan kartu e-OCI dan percepat proses imigrasi bandara bagi pelancong diaspora
India Mulai Dialog dengan Washington Saat AS Perketat Aturan Visa Pelajar dan Pengunjung
Berita Terbaru
New Delhi angkat masalah keterlambatan visa AS ke Washington di tengah musim puncak pelajar
Kementerian Luar Negeri India menyatakan sedang mendesak Amerika Serikat untuk mengurangi antrean wawancara visa yang mengancam jadwal awal semester musim gugur bagi mahasiswa India dan menunda perjalanan bisnis. Washington berencana membuka kuota tambahan untuk pelajar dan memperluas pengecualian wawancara, namun kendala kekurangan staf masih menjadi masalah.
Warga India Akui Persaingan Ketat untuk Mendapatkan Janji Visa Pelajar AS yang Terbatas
Hindustan Times melaporkan kekurangan slot wawancara F-1 yang belum pernah terjadi sebelumnya, membuat banyak pelajar India tidak mendapatkan janji temu sebelum kelas dimulai. Universitas menawarkan penundaan, dan para ahli memperingatkan bahwa ketidakpastian ini bisa mengalihkan bakat ke negara-negara dengan proses visa digital yang lebih cepat.
Biaya paspor naik setelah beku selama satu dekade—biaya Tatkaal kini ₹ 6.000
Biaya paspor biasa di India naik hingga 67%, dengan biaya Tatkaal mencapai ₹ 6.000. Para pemberi kerja dan pelancong harus menyesuaikan anggaran, namun Kementerian Luar Negeri menjanjikan proses lebih cepat dan opsi pembayaran digital baru.
Krisis Janji Visa Pelajar Makin Parah Saat Pelajar India Berlomba Mendapat Slot di Kedutaan AS
Mahasiswa India yang akan melanjutkan studi ke universitas di AS menghadapi kesulitan luar biasa dalam mendapatkan jadwal wawancara visa F-1, dengan tanggal wawancara yang tersedia kini baru setelah semester Agustus dimulai. Situasi ini mengancam pendaftaran mahasiswa, beasiswa, dan jalur perekrutan lulusan oleh perusahaan.
Mahasiswa India Hadapi Kesulitan Mendapatkan Janji Visa AS Menjelang Semester Musim Gugur
Hanya beberapa minggu menjelang pembukaan universitas di AS, mahasiswa India kesulitan mendapatkan jadwal wawancara visa F-1, karena slot pertama yang tersedia di konsulat utama sudah bergeser ke Oktober. Situasi ini berpotensi menyebabkan penundaan pendaftaran dan berdampak pada perusahaan yang mengandalkan perekrutan lulusan baru.
India memulai dialog dengan Washington terkait aturan visa AS yang lebih ketat
MEA telah memulai pembicaraan dengan Amerika Serikat setelah DHS menggantikan sistem ‘durasi status’ dengan visa tetap selama empat tahun untuk pelajar, peserta pertukaran, dan jurnalis. India akan mengajukan argumen bahwa biaya perpanjangan yang berulang dan risiko administratif dapat menghambat jumlah besar warga India yang menuju AS untuk belajar dan bekerja, serta akan meminta opsi perpanjangan visa di dalam negeri. Perusahaan harus bersiap menghadapi kepatuhan tambahan dan penganggaran lebih.
Thailand tetap memberikan bebas visa bagi warga India, namun masa tinggal dipersingkat menjadi 30 hari dan mewajibkan kartu kedatangan digital.
Thailand membatalkan rencana penghapusan bebas visa bagi warga India, namun masa tinggal yang diizinkan dipersingkat menjadi 30 hari dan pendaftaran kartu kedatangan digital diwajibkan. Kebijakan ini memberikan kepastian bagi perjalanan bisnis dan wisata, namun mengharuskan langkah kepatuhan baru sebelum keberangkatan.
India digitalisasi skema OCI—pemohon baru hanya menerima e-OCI
Semua kartu OCI baru kini diterbitkan secara digital, dan pemegang kartu yang sudah ada dapat mengunduh versi e-OCI untuk keperluan perjalanan dan imigrasi. Langkah ini memangkas waktu proses dan biaya bagi pemohon maupun perusahaan yang memindahkan staf ke India.
Pemerintah Mulai Workshop ‘UDAN yang Dimodifikasi’, Tetapkan Peta Jalan untuk Dekade Berikutnya Penerbangan Regional
Kementerian Perhubungan Udara India meluncurkan ‘UDAN yang Dimodifikasi’, menjanjikan perluasan jaringan penerbangan regional, insentif untuk pesawat ramah lingkungan, dan tarif bandara yang lebih murah. Konektivitas yang lebih baik ke kota-kota industri kecil diperkirakan akan mempermudah mobilitas tenaga kerja dan perjalanan rantai pasok bagi perusahaan multinasional.
Mahkamah Agung Percepat Banding Pemerintah atas Tender Outsourcing Visa Luar Negeri
Mahkamah Agung akan menggelar sidang pada 20 Juli untuk mendengarkan tantangan Pemerintah Pusat atas keputusan Pengadilan Tinggi Delhi yang membatalkan tender pengalihan layanan CPV di Abu Dhabi, Kuwait, Singapura, dan Canberra. Penangguhan ini telah mengganggu proses perpanjangan paspor dan pengurusan visa bagi ekspatriat serta pelancong bisnis; jika permohonan penangguhan dikabulkan, layanan dapat dipulihkan sementara, sedangkan penolakan akan memaksa India mencari alternatif darurat. Hasil keputusan ini akan berdampak langsung pada perencanaan mobilitas perusahaan multinasional dan jutaan warga India di luar negeri.
Inggris Perbarui Peringatan Perjalanan ke India: Wajib Deklarasi Mandiri Ebola dan Aturan Baru e-OCI
Pada 17 Juli 2026, FCDO Inggris menambahkan dua persyaratan penting dalam saran perjalanan ke India: pelancong harus mengisi Deklarasi Diri Kesehatan Air Suvidha 2.0 dalam waktu 24 jam sebelum keberangkatan untuk skrining Ebola, dan pemegang OCI baru harus menggunakan kartu e-OCI digital, bukan buku fisik. Perusahaan disarankan segera memperbarui daftar periksa perjalanan agar terhindar dari penolakan naik pesawat dan keterlambatan imigrasi.
India memulai pembicaraan dengan Washington setelah AS memperketat aturan masa tinggal visa bagi pelajar dan pengunjung asing
MEA menyatakan telah membuka dialog dengan AS setelah rancangan peraturan DHS mengusulkan tanggal akhir tetap untuk visa pelajar, pertukaran, dan media. Perubahan ini bisa memaksa ratusan ribu warga India mengajukan perpanjangan di tengah masa berlaku visa, menimbulkan biaya dan risiko bagi perusahaan, universitas, dan pelancong. Perusahaan disarankan mulai merencanakan langkah antisipasi terkait pembatasan masa berlaku visa yang lebih ketat.
Pengadilan Tinggi Delhi Batalkan Tender Layanan Visa Outsourcing; Operasi VFS di Australia dan Singapura Ditangguhkan
Pengadilan Tinggi Delhi membatalkan tender outsourcing layanan visa multi-negara India, menyebabkan VFS Global menghentikan pemrosesan di Australia dan kemungkinan di Singapura, Kuwait, serta Abu Dhabi. Kementerian Luar Negeri telah mengajukan banding ke Mahkamah Agung, namun ribuan aplikasi sudah tertunda, memaksa pelaku bisnis untuk mengatur ulang jadwal perjalanan dan mencari jalur visa alternatif.
Pengadilan Tinggi Delhi Batalkan Tender Outsourcing, Ganggu Layanan Paspor & Visa India di Australia dan Singapura
Pengadilan Tinggi Delhi membatalkan kontrak outsourcing India untuk layanan paspor, visa, dan konsuler di Australia, Singapura, Uni Emirat Arab, dan Kuwait pada 17 Juli 2026, dengan alasan evaluasi penawaran yang tidak transparan. Layanan melalui VFS Global sudah dihentikan di Australia dan berpotensi dihentikan di tempat lain, yang dapat menunda perpanjangan dan penerbitan surat keterangan kepolisian bagi warga India di luar negeri serta wisatawan asing ke India.
Gangguan Teknis Membuat Penerbangan Kozhikode–Muscat Terhenti, 144 Penumpang Terjebak Selama Tujuh Jam
Penundaan mekanis selama tujuh jam pada penerbangan Kozhikode–Muscat pada 17 Juli membuat 144 penumpang terdampar, memicu protes dan memaksa Salam Air menyediakan konsumsi sesuai pedoman DGCA. Kejadian ini menyoroti tekanan jadwal yang meningkat pada rute India–Teluk dan perlunya perusahaan menambahkan waktu cadangan dalam rotasi kru.
Air Suvidha 2.0 Resmi Berlaku: India Terapkan Formulir Kesehatan Digital Wajib untuk Semua Kedatangan
India meluncurkan kembali deklarasi kesehatan digitalnya dengan nama Air Suvidha 2.0 pada 17 Juli 2026. Semua penumpang wajib mengunggah formulir tersebut dalam waktu 24 jam sebelum keberangkatan, jika tidak, mereka berisiko ditolak naik pesawat dan menjalani pemeriksaan tambahan saat tiba. Kebijakan ini memberikan data pengawasan Ebola sebelum kedatangan kepada pihak berwenang dan mewajibkan perusahaan untuk mengintegrasikan persyaratan baru ini ke dalam proses persetujuan perjalanan serta perlindungan data pribadi.
Pengadilan Tinggi Delhi Membatalkan Kontrak Outsourcing Paspor dan Visa, Memerintahkan Tender Global Baru
Pengadilan Tinggi Delhi membatalkan kontrak outsourcing pemerintah untuk layanan paspor dan visa di Australia, Singapura, UEA, dan Kuwait, serta menginstruksikan pejabat untuk memulai kembali tender dengan kriteria yang transparan. Gangguan layanan langsung sudah dirasakan, menyebabkan waktu proses PCC dan visa menjadi lebih lama dan memaksa beberapa pemohon untuk melakukan perjalanan ke India guna mengurus dokumen. Perusahaan harus bersiap menghadapi waktu tunggu yang lebih lama hingga pengadaan baru selesai—atau hingga Mahkamah Agung menangguhkan putusan tersebut.
Inggris Perbarui Peringatan Perjalanan ke India: e-OCI Kini Diterima, Pemeriksaan Ebola dan Formulir Deklarasi Diri Diperkenalkan
Pemberitahuan FCDO tanggal 17 Juli mengonfirmasi bahwa kartu e-OCI baru India sepenuhnya berlaku untuk masuk, sekaligus memperkenalkan pemeriksaan wajib Ebola dan Formulir Deklarasi Diri online bagi semua penumpang internasional. Wisatawan Inggris ke India kini harus menyiapkan dokumen kesehatan tambahan, dan perusahaan disarankan memperbarui kebijakan mobilitas mereka sesuai ketentuan baru ini.
Komisi Tinggi India di Singapura memperingatkan maraknya situs visa palsu, mengimbau pemohon untuk menggunakan portal resmi
Komisi Tinggi India di Singapura mengeluarkan peringatan pada 17 Juli tentang situs visa palsu dan mengingatkan pemohon bahwa “indianvisaonline.gov.in” adalah satu-satunya portal resmi. Perusahaan berisiko mengalami kerugian finansial dan kebocoran data jika karyawan menggunakan situs yang tidak terverifikasi.
Inggris Perbarui Peringatan Perjalanan ke India: Wajib Deklarasi Mandiri Ebola dan Pengakuan e-OCI
Nasihat perjalanan terbaru Inggris untuk India memperkenalkan formulir kesehatan Ebola online wajib dan secara tegas menerima kartu OCI elektronik baru sebagai bukti sah status visa seumur hidup. Pengusaha dan pelancong harus memasukkan deklarasi Air Suvidha 2.0 dalam prosedur naik pesawat dan memastikan data e-OCI terhubung dengan paspor yang berlaku.