
Unit penyelamatan maritim dan kepolisian Spanyol mencegat dua perahu karet yang penuh sesak pada 23 Juli, satu berjarak 30 mil dari Calpe dan yang kedua 25 mil tenggara Tabarca. Sebanyak 43 orang—termasuk delapan anak di bawah umur—dibawa ke Pelabuhan Alicante, di mana tim Palang Merah melakukan pemeriksaan medis awal. Polisi dari UCRIF (Unit Perdagangan Manusia & Pemalsuan Dokumen) menahan tiga pria dewasa—dua warga Niger dan satu warga Aljazair—atas dugaan mengemudikan perahu dan memungut biaya hingga €2.500 per penumpang untuk penyeberangan dari pantai Aljazair. Para tersangka menghadapi hukuman hingga delapan tahun penjara karena memfasilitasi imigrasi ilegal berdasarkan pasal 318-bis Kitab Undang-Undang Hukum Pidana Spanyol. Penyelamatan ini merupakan bagian dari peningkatan aktivitas di jalur yang disebut “rute Aljazair”: data Kementerian Dalam Negeri menunjukkan kedatangan di Wilayah Valencia naik 27% dibanding tahun sebelumnya, sebagian karena pengawasan yang lebih ketat di sekitar Kepulauan Canary telah memaksa jaringan penyelundup berpindah ke Mediterania barat. Otoritas pelabuhan Alicante telah mengaktifkan kembali “Dermaga Kontinjensi” yang pertama kali digunakan pada 2021 untuk memisahkan triase medis dari identifikasi polisi dan mempercepat pemindahan ke pusat penerimaan kemanusiaan. Bagi perusahaan yang menempatkan staf di Costa Blanca atau menjalankan operasi di darat, kejadian ini menegaskan tekanan kemanusiaan dan keamanan yang terus berlangsung di sepanjang pesisir timur Spanyol. Pengusaha disarankan untuk memberi pengarahan kepada ekspatriat tentang kemungkinan adanya pos pemeriksaan polisi di AP-7 dan N-332 serta memantau potensi demonstrasi yang mungkin terjadi setelah kedatangan besar. Penyelamatan ini juga menjadi ujian bagi infrastruktur Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa baru Spanyol: kios pendaftaran biometrik yang dipasang di bandara Alicante–Elche kini sedang diterapkan di pelabuhan laut agar warga negara ketiga yang dicegat dapat didaftarkan secara digital, menggantikan kartu sidik jari manual dan mempercepat proses suaka atau pemulangan.
Sumber: Diario de Alicante