
Proses pengurusan visa di ibu kota India hampir lumpuh pada hari Jumat setelah demonstrasi besar yang dipimpin oleh mahasiswa terkait skandal ujian menutup jalan-jalan utama dan stasiun metro. Dalam pengumuman malam hari, perusahaan outsourcing besar VFS Global memastikan bahwa semua enam Pusat Aplikasi Visa (VAC) di New Delhi tetap “beroperasi penuh selama jam kerja normal”. Perusahaan mengakui banyak pemohon kesulitan mencapai Connaught Place, Shivaji Stadium, dan Nehru Place karena pengalihan polisi dan rute bus yang dihentikan. Untuk mencegah tertundanya jadwal perjalanan, VFS menyatakan akan melayani pemohon yang datang “lebih awal atau lebih lambat dari jadwal yang ditentukan jika memungkinkan secara operasional”. Petugas keamanan diperintahkan untuk memprioritaskan lansia, penyandang disabilitas, dan pelancong kelas bisnis, sementara loket tambahan dibuka untuk mengatasi antrean yang terbentuk akibat kemacetan sore hari. Jaminan pada hari Jumat ini sangat penting bagi perusahaan multinasional yang mengirim puluhan karyawan dan teknisi ke ibu kota setiap minggu. New Delhi menangani lebih dari sepertiga volume visa asing India dan menjadi satu-satunya lokasi untuk beberapa misi Schengen, Teluk, dan Afrika yang sangat diminati dan tidak memiliki pusat regional. Penutupan yang berkepanjangan akan memaksa pemohon menjadwal ulang biometrik di Mumbai atau Bengaluru—menambah minggu-minggu pada jadwal proyek dan mengancam kontrak klien yang berisiko denda. Manajer mobilitas korporat disarankan untuk: 1) memantau feed X dan situs web VFS Global sebelum mengirim karyawan ke VAC; 2) menganggarkan waktu perjalanan ekstra sampai demonstrasi mereda; dan 3) membawa konfirmasi janji temu cetak, yang digunakan petugas keamanan untuk memprioritaskan masuk. Perusahaan dengan keberangkatan mendesak dapat menggunakan layanan berbayar Prime Time atau Visa At Your Doorstep, yang menurut VFS tetap beroperasi normal di Delhi-NCR. Kejadian ini menegaskan pentingnya pelancong bisnis menyiapkan waktu cadangan dalam jadwal visa selama musim demonstrasi monsun di India, saat gangguan transportasi sering terjadi. Meskipun demonstrasi hari Jumat mereda saat malam, polisi setempat belum menutup kemungkinan adanya demonstrasi lanjutan selama akhir pekan, sehingga fleksibilitas di VAC bisa diperpanjang melewati 24 Juli.
Sumber: The Economic Times