1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Swiss
  4. /
  5. Peluncuran Sistem Masuk/Keluar UE Ditunda Lagi karena Swiss Minta Waktu Tambahan

Peluncuran Sistem Masuk/Keluar UE Ditunda Lagi karena Swiss Minta Waktu Tambahan

Sep 15, 2026
·
Peluncuran Sistem Masuk/Keluar UE Ditunda Lagi karena Swiss Minta Waktu Tambahan
Swiss meminta perpanjangan waktu kepada Brussels sebelum mulai secara sistematis mengambil sidik jari dan foto pelancong non-UE di bawah Sistem Masuk/Keluar Schengen (EES). Dalam surat yang disebarkan menjelang pertemuan ‘Visa Working Party’ Dewan pada Senin, Bern bergabung dengan Prancis, Yunani, Portugal, Italia, Jerman, Malta, Belanda, dan Belgia untuk meminta perpanjangan, dengan alasan beberapa bandara regional dan pos perbatasan darat yang sibuk belum siap secara teknis. EES, yang diadopsi pada 2017 dan resmi diluncurkan Oktober lalu, menggantikan cap paspor manual dengan pendaftaran elektronik setiap masuk dan keluar warga negara non-UE. Petugas perbatasan harus mengambil empat sidik jari dan foto wajah pada kunjungan pertama; data disimpan selama tiga tahun atau sampai paspor habis masa berlakunya. Sumber UE kepada The Guardian menyebutkan lebih dari 200 juta pendaftaran telah dilakukan dan 70.000 pelancong ditolak masuk sejak April, namun beberapa bandara di sembilan negara pemohon belum mampu menangani volume puncak tanpa antrean panjang. Bandara Swiss di Zürich dan Jenewa melaporkan 90% gerbang elektronik mereka sudah terhubung dengan database baru, namun Kantor Bea Cukai dan Keamanan Perbatasan Federal (BAZG) menyatakan perlu tambahan kios dan pelatihan staf di pos kecil seperti Basel-Mulhouse dan stasiun kereta Lugano. Organisasi industri seperti Airlines for Europe (A4E) dan International Air Transport Association (IATA) mendukung penundaan ini, memperingatkan bahwa penerapan terlalu dini bisa menyebabkan koneksi penerbangan terlewat selama musim pameran dagang yang sibuk. Bagi manajer mobilitas korporat, penundaan terbaru ini berarti pra-pendaftaran biometrik tetap disarankan tapi belum wajib bagi staf yang masuk Swiss dengan bebas visa Schengen. Pelancong dari negara bebas visa seperti AS dan Inggris disarankan menyediakan waktu ekstra di loket manual, sementara tim HR diminta memantau pengumuman maskapai dan bandara karena masa tenggang diperkirakan hanya berlangsung “beberapa minggu”, menurut pejabat Dewan. Perusahaan yang memindahkan tenaga kerja non-UE juga harus mencatat bahwa setelah sistem berjalan penuh, masa tinggal berlebih akan dihitung otomatis, mengurangi kemungkinan kelonggaran saat perpanjangan izin tinggal.
Sumber: The Guardian

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Swiss.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×