
Otoritas Spanyol mengonfirmasi pada malam 15 September bahwa dua perahu kecil (pateras) tiba di pesisir Formentera dalam hitungan jam, melanjutkan tahun rekor kedatangan laut tidak teratur di Kepulauan Balearik. Lima belas orang ditahan di darat di Punta Roja, sementara kapal patroli Guardia Civil menyelamatkan 17 migran lainnya 14 mil laut tenggara pulau tersebut. Semua penumpang, yang diduga berasal dari Maghreb, dipindahkan ke Ibiza untuk pemeriksaan kesehatan dan proses awal sesuai hukum imigrasi Spanyol. Insiden ini menunjukkan pergeseran strategi jaringan penyelundup yang semakin menargetkan koridor Aljazair-Balearik yang pendek namun berbahaya, menggantikan Selat Gibraltar yang lebih diawasi ketat. Menurut data Kementerian Dalam Negeri, 310 perahu dengan 5.376 orang telah mendarat di kepulauan ini sepanjang 2026—sudah mencapai 73% dari total tahun lalu. Pejabat setempat memperingatkan fasilitas penerimaan di Ibiza dan Mallorca hampir penuh, memaksa redistribusi kedatangan ke pusat penahanan daratan dalam 72 jam sesuai hukum. Bagi pengusaha dengan program tenaga kerja Afrika Utara, lonjakan kedatangan laut ini dapat memperlambat proses izin kerja reguler karena kantor extranjería di Palma dan Ibiza harus mengalihkan staf untuk tugas pendaftaran setelah setiap kedatangan. Tim HR harus mengantisipasi waktu proses yang lebih lama untuk nomor NIE dan janji visa digital-nomad dalam beberapa minggu ke depan. Perusahaan yang memindahkan peralatan atau staf musiman ke Formentera juga mengalami keterlambatan feri sporadis saat unit Guardia Civil merebut ruang dermaga untuk kapal pencarian dan penyelamatan. Di sisi kebijakan, pemerintah Balearik mendesak Madrid untuk mekanisme redistribusi darurat serupa dengan yang diaktifkan di Kepulauan Canary pada 2024. Menteri Dalam Negeri Fernando Grande-Marlaska menjanjikan tambahan €4 juta untuk kapasitas penerimaan dan penerbangan deportasi cepat ke Aljazair, namun kelompok hak asasi manusia berargumen bahwa pengusiran massal melanggar arahan UE. Brussel akan mengirim misi pencari fakta minggu depan, menambah pengawasan terhadap praktik pengelolaan perbatasan Spanyol. Manajer mobilitas global harus menyarankan karyawan yang bepergian untuk selalu membawa paspor saat berpindah pulau—bahkan dalam perjalanan domestik—karena Guardia Civil meningkatkan pemeriksaan identitas mendadak di pelabuhan. Perusahaan yang merekrut talenta Afrika Utara disarankan mempercepat pengajuan visa melalui Unit Perusahaan Besar Spanyol (UGE) untuk menghindari antrean lokal di Balearik.
Sumber: Cadena SER