
Firma hukum imigrasi Berry Appleman & Leiden (BAL) merilis analisis bulanan data waktu tunggu visa non-imigran di seluruh dunia pada 18 September, setelah pembaruan Departemen Luar Negeri pada 17 September. Data menunjukkan perbaikan ringan di beberapa kantor dengan volume tinggi—terutama di Ciudad Juárez, di mana waktu tunggu wawancara B-1/B-2 turun menjadi 4,5 bulan—meskipun antrean di India masih bertahan di angka dua digit per bulan meski ada upaya penambahan staf akhir pekan. Laporan ini sangat diperhatikan oleh tim mobilitas multinasional karena mengolah data waktu tunggu mentah—yang seringkali penuh dengan celah “NA”—menjadi dashboard perbandingan untuk kategori pengunjung B, pelajar/pertukaran (F/M/J), dan visa berbasis petisi (H/L/O).
BAL mencatat bahwa Beijing, Manila, dan Seoul kini menawarkan jadwal wawancara pelajar di bawah 30 hari, memberikan opsi cadangan bagi universitas AS yang berjuang mendaftar mahasiswa internasional yang terlambat diterima. Yang penting, laporan ini menyoroti program pilot penjadwalan percepatan berbayar baru dari Departemen Luar Negeri, yang diluncurkan pada 21 Juli di Meksiko dan diperluas pada 18 Agustus ke Kanada, Kolombia, Guatemala, Kosta Rika, dan Honduras. Dengan biaya tambahan US$750, pelamar B-1/B-2 yang memenuhi syarat dapat memperoleh slot wawancara dalam 10 hari kerja.
BAL mengingatkan perusahaan bahwa waktu tunggu program pilot ini *tidak* tercermin dalam data publik, sehingga jalur percepatan untuk kunjungan klien mendesak atau proyek implementasi bisa tersembunyi. Manajer mobilitas disarankan memantau tabel BAL setiap minggu karena kantor-kantor sering “melepaskan” slot baru secara massal pada malam hari. Pelamar yang sudah menjadwalkan wawancara dapat mencoba mencari tanggal lebih awal tanpa penalti. Perusahaan juga harus mempertimbangkan apakah membayar biaya percepatan masuk akal secara bisnis dibandingkan dengan jadwal proyek dan potensi denda akibat keterlambatan.
Bagi perencana perjalanan korporat, intinya tetap sama: antrean wawancara visa perlahan tapi tidak merata mulai berkurang. Pemanfaatan terarah program percepatan berbayar, ditambah fleksibilitas dalam urutan perjalanan, menjadi strategi terbaik untuk menghindari kemacetan konsuler mendadak musim gugur ini.
BAL mencatat bahwa Beijing, Manila, dan Seoul kini menawarkan jadwal wawancara pelajar di bawah 30 hari, memberikan opsi cadangan bagi universitas AS yang berjuang mendaftar mahasiswa internasional yang terlambat diterima. Yang penting, laporan ini menyoroti program pilot penjadwalan percepatan berbayar baru dari Departemen Luar Negeri, yang diluncurkan pada 21 Juli di Meksiko dan diperluas pada 18 Agustus ke Kanada, Kolombia, Guatemala, Kosta Rika, dan Honduras. Dengan biaya tambahan US$750, pelamar B-1/B-2 yang memenuhi syarat dapat memperoleh slot wawancara dalam 10 hari kerja.
BAL mengingatkan perusahaan bahwa waktu tunggu program pilot ini *tidak* tercermin dalam data publik, sehingga jalur percepatan untuk kunjungan klien mendesak atau proyek implementasi bisa tersembunyi. Manajer mobilitas disarankan memantau tabel BAL setiap minggu karena kantor-kantor sering “melepaskan” slot baru secara massal pada malam hari. Pelamar yang sudah menjadwalkan wawancara dapat mencoba mencari tanggal lebih awal tanpa penalti. Perusahaan juga harus mempertimbangkan apakah membayar biaya percepatan masuk akal secara bisnis dibandingkan dengan jadwal proyek dan potensi denda akibat keterlambatan.
Bagi perencana perjalanan korporat, intinya tetap sama: antrean wawancara visa perlahan tapi tidak merata mulai berkurang. Pemanfaatan terarah program percepatan berbayar, ditambah fleksibilitas dalam urutan perjalanan, menjadi strategi terbaik untuk menghindari kemacetan konsuler mendadak musim gugur ini.
Sumber: BAL Immigration News
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Amerika Serikat.Lebih Banyak Dari Amerika Serikat
Lihat semua
Pengadilan Banding Batalkan Aturan Deportasi ‘Negara Ketiga’ Pemerintahan Trump
‘Gateside dengan TSA PreCheck’ memungkinkan pelancong yang sudah diperiksa melewati ke ruang tunggu tanpa tiket — botol air mungkin berikutnya