
Tiga minggu setelah Sistem Masuk/Keluar Biometrik Uni Eropa (EES) mulai beroperasi, pos perbatasan Italia menghadapi ujian pertama selama akhir pekan panjang Hari Semua Orang Kudus yang berakhir pada 2 November 2025. Bandara Milan Malpensa, Roma Fiumicino, dan terminal feri Genoa menangani volume penumpang non-Uni Eropa yang memecahkan rekor, dengan sekitar 10% penumpang menggunakan kios EES untuk pemindaian sidik jari dan wajah. Waktu proses rata-rata meningkat menjadi 18–22 menit untuk pendaftar pertama kali, dibandingkan rata-rata enam menit sebelum EES.
Serikat polisi perbatasan menyalahkan masalah awal pada kios swalayan dan ketidaktahuan penumpang terhadap petunjuk di layar. Kementerian Dalam Negeri menyatakan waktu tambahan ini “masih dalam batas yang diharapkan” selama fase pilot dan memprediksi perbaikan berkelanjutan karena pelancong yang sudah terdaftar tidak perlu mendaftar ulang biometrik. Asosiasi perjalanan bisnis menganjurkan perusahaan untuk memperhitungkan waktu koneksi yang lebih lama, menyarankan staf datang lebih awal, membawa bukti status tempat tinggal, dan memastikan paspor dapat dibaca mesin.
Maskapai Italia melaporkan beberapa koneksi penerbangan yang terlewat, terutama untuk penerbangan jarak pendek melalui gerbang Schengen. Tidak ada pembatalan penerbangan besar, tetapi petugas di Malpensa menyiapkan loket manual tambahan untuk mencegah penumpukan. Operator kapal pesiar di Genoa menyatakan keberangkatan feri tertunda hingga 40 menit pada 1–2 November, sehingga jadwal pelayaran musim dingin harus disesuaikan.
Peluncuran EES akan tetap parsial hingga April 2026, setelah itu 100% penumpang non-Uni Eropa wajib menggunakan sistem ini. Perusahaan yang memindahkan karyawan ke Italia disarankan mengingatkan karyawan baru untuk menyediakan waktu ekstra saat masuk pertama kali dan menyimpan tanda terima pendaftaran EES yang mempercepat proses di perjalanan berikutnya. Penyedia transportasi darat tengah mengupayakan jalur cepat sementara untuk pelancong bisnis yang sering, dengan diskusi yang masih berlangsung bersama Otoritas Penerbangan Sipil.
Serikat polisi perbatasan menyalahkan masalah awal pada kios swalayan dan ketidaktahuan penumpang terhadap petunjuk di layar. Kementerian Dalam Negeri menyatakan waktu tambahan ini “masih dalam batas yang diharapkan” selama fase pilot dan memprediksi perbaikan berkelanjutan karena pelancong yang sudah terdaftar tidak perlu mendaftar ulang biometrik. Asosiasi perjalanan bisnis menganjurkan perusahaan untuk memperhitungkan waktu koneksi yang lebih lama, menyarankan staf datang lebih awal, membawa bukti status tempat tinggal, dan memastikan paspor dapat dibaca mesin.
Maskapai Italia melaporkan beberapa koneksi penerbangan yang terlewat, terutama untuk penerbangan jarak pendek melalui gerbang Schengen. Tidak ada pembatalan penerbangan besar, tetapi petugas di Malpensa menyiapkan loket manual tambahan untuk mencegah penumpukan. Operator kapal pesiar di Genoa menyatakan keberangkatan feri tertunda hingga 40 menit pada 1–2 November, sehingga jadwal pelayaran musim dingin harus disesuaikan.
Peluncuran EES akan tetap parsial hingga April 2026, setelah itu 100% penumpang non-Uni Eropa wajib menggunakan sistem ini. Perusahaan yang memindahkan karyawan ke Italia disarankan mengingatkan karyawan baru untuk menyediakan waktu ekstra saat masuk pertama kali dan menyimpan tanda terima pendaftaran EES yang mempercepat proses di perjalanan berikutnya. Penyedia transportasi darat tengah mengupayakan jalur cepat sementara untuk pelancong bisnis yang sering, dengan diskusi yang masih berlangsung bersama Otoritas Penerbangan Sipil.