Bundestag mencabut hak pendampingan hukum otomatis bagi migran yang ditahan dan membolehkan Kementerian Dalam Negeri menetapkan ‘negara aman’ melalui keputusan resmi.
Menteri UE Dukung Reformasi Suaka dan Daftar 'Negara Aman' Bersama; Berlin Siapkan Pelaksanaan Cepat
Menteri Luar Negeri Jerman Mulai Kunjungan Pertama ke China, Tanda Pemeriksaan Lebih Ketat terhadap Ketergantungan Perdagangan dan Protokol Perjalanan Baru
Berita Terbaru
Bundestag Hapuskan Kewajiban Pengacara dalam Penahanan Deportasi dan Berikan Pemerintah Kekuasaan Penuh untuk Menetapkan ‘Negara Aman’
Parlemen memutuskan pada 7 Desember 2025 untuk menghapus hak otomatis mendapatkan pengacara yang dibiayai negara dalam penahanan deportasi dan memberikan kewenangan kepada pemerintah, bukan Bundesrat, untuk menetapkan negara asal sebagai ‘aman’. Pendukung kebijakan ini mengatakan langkah tersebut akan mempercepat proses deportasi; sementara kritikus menilai ini sebagai pukulan terhadap hak proses hukum dan memperkirakan akan ada tantangan di pengadilan. Tim mobilitas harus bersiap menghadapi percepatan deportasi dan penggunaan penolakan berdasarkan status ‘negara aman’ yang lebih luas.
Jerman Luncurkan ‘Chancenkarte’ Baru dan Alat Migrasi Terampil Lainnya, Partai Hijau Kritik Kurangnya ‘Budaya Sambutan’
Data resmi yang dirilis pada 7 Desember 2025 menunjukkan hanya 17.489 visa pencarian kerja Chancenkarte dan 838 izin ‘pilar pengalaman’ yang diterbitkan sejak pertengahan 2024, jauh di bawah target pemerintah. Partai Hijau dan kelompok bisnis menyatakan rendahnya pemanfaatan ini disebabkan oleh promosi yang kurang efektif dan hambatan birokrasi, yang memperparah kekurangan tenaga kerja terampil di Jerman serta mempersulit perekrutan perusahaan.
Kementerian Luar Negeri Keluarkan Peringatan Perjalanan Mendesak untuk Yunani, Thailand, Bulgaria, dan Trinidad & Tobago di Tengah Meningkatnya Risiko Keamanan
Pada 7 Desember 2025, Kementerian Luar Negeri Jerman menaikkan tingkat risiko untuk Yunani, Thailand, Bulgaria, dan Trinidad & Tobago, menyusul ketegangan politik, meningkatnya kejahatan, dan pemeriksaan perbatasan yang lebih ketat. Peringatan ini menekankan persyaratan identitas yang diperketat dan mendorong para pelancong serta pemberi kerja Jerman untuk menerapkan langkah-langkah perlindungan yang lebih ketat.
Hitung Mundur Menuju Perbatasan Biometrik Eropa: Apa yang Harus Diketahui Pelancong dan Pemberi Kerja Jerman Sebelum EES dan ETIAS Berlaku
Sebuah briefing industri pada 7 Desember 2025 menguraikan bagaimana Sistem Biometrik Masuk/Keluar Uni Eropa (wajib mulai April 2026) dan otorisasi perjalanan pra-keberangkatan ETIAS (akhir 2026) akan berdampak pada pos perbatasan Jerman dan para pelancong. Antrian yang lebih panjang dan kewajiban baru bagi operator transportasi diperkirakan muncul, namun manfaat jangka panjangnya meliputi gerbang elektronik yang lebih cepat dan visa digital.