
Laporan lintas lembaga yang disusun oleh VisaHQ pada 9 Januari menunjukkan bahwa Hong Kong mencatat 950.000 penyeberangan perbatasan masuk antara 31 Desember dan 4 Januari—naik 40 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya—tanpa kemacetan besar. Wisatawan dari daratan Tiongkok mencapai 740.000 masuk, mengikuti jadwal libur panjang yang diperpanjang oleh Beijing.
Untuk memperlancar antrean, Departemen Imigrasi membuka 300 jalur e-Channel tambahan, memperpanjang jam operasional pos pemeriksaan Lo Wu dan Shenzhen Bay, serta mengaktifkan Pusat Pemantauan dan Dukungan Darurat bersama yang diisi oleh petugas Bea Cukai, Polisi, dan Transportasi. Waktu tunggu rata-rata dilaporkan tetap di bawah 30 menit bahkan saat puncak arus, kinerja yang disambut baik oleh produsen dan konsultan yang mengandalkan layanan antar-jemput satu hari antara Hong Kong dan pabrik di Greater Bay Area.
Tingkat hunian hotel mencapai 92 persen, namun pengeluaran per pengunjung tetap rendah—menurut analis, ini menunjukkan bahwa kelompok korporat tetap menjaga anggaran ketat meski volume kunjungan tinggi. Data jadwal penerbangan dari OAG menunjukkan Hong Kong telah memulihkan 87 persen kapasitas kursi penerbangan ke daratan sebelum Covid, naik dari 63 persen tahun sebelumnya, menandakan potensi pertumbuhan perdagangan lintas batas yang berkelanjutan.
Ke depan, petugas imigrasi berencana menguji coba gerbang e-gate pengenalan wajah yang mampu memproses 60 penumpang per menit sebelum lonjakan Tahun Baru Imlek pada Februari. Manajer mobilitas disarankan untuk memberi informasi kepada pelancong tentang langkah pendaftaran kedatangan baru dan mencatat bahwa pengecualian tes PCR untuk komuter rutin akan berakhir pada akhir bulan kecuali diperpanjang.
Proses yang lancar ini menegaskan kesiapan Hong Kong untuk menyelenggarakan kalender acara padat tahun 2026—termasuk Art Basel, Rugby Sevens, dan berbagai pameran MICE—tanpa kemacetan yang sempat terjadi pada fase pembukaan kembali tahun 2023–24.
Untuk memperlancar antrean, Departemen Imigrasi membuka 300 jalur e-Channel tambahan, memperpanjang jam operasional pos pemeriksaan Lo Wu dan Shenzhen Bay, serta mengaktifkan Pusat Pemantauan dan Dukungan Darurat bersama yang diisi oleh petugas Bea Cukai, Polisi, dan Transportasi. Waktu tunggu rata-rata dilaporkan tetap di bawah 30 menit bahkan saat puncak arus, kinerja yang disambut baik oleh produsen dan konsultan yang mengandalkan layanan antar-jemput satu hari antara Hong Kong dan pabrik di Greater Bay Area.
Tingkat hunian hotel mencapai 92 persen, namun pengeluaran per pengunjung tetap rendah—menurut analis, ini menunjukkan bahwa kelompok korporat tetap menjaga anggaran ketat meski volume kunjungan tinggi. Data jadwal penerbangan dari OAG menunjukkan Hong Kong telah memulihkan 87 persen kapasitas kursi penerbangan ke daratan sebelum Covid, naik dari 63 persen tahun sebelumnya, menandakan potensi pertumbuhan perdagangan lintas batas yang berkelanjutan.
Ke depan, petugas imigrasi berencana menguji coba gerbang e-gate pengenalan wajah yang mampu memproses 60 penumpang per menit sebelum lonjakan Tahun Baru Imlek pada Februari. Manajer mobilitas disarankan untuk memberi informasi kepada pelancong tentang langkah pendaftaran kedatangan baru dan mencatat bahwa pengecualian tes PCR untuk komuter rutin akan berakhir pada akhir bulan kecuali diperpanjang.
Proses yang lancar ini menegaskan kesiapan Hong Kong untuk menyelenggarakan kalender acara padat tahun 2026—termasuk Art Basel, Rugby Sevens, dan berbagai pameran MICE—tanpa kemacetan yang sempat terjadi pada fase pembukaan kembali tahun 2023–24.
Sumber: VisaHQ Global Mobility News