
Layanan Kewarganegaraan dan Imigrasi Amerika Serikat (USCIS) mengumumkan pada 13 Januari 2026 bahwa biaya pemrosesan premium untuk sebagian besar petisi Formulir I-129 dan I-140 akan naik menjadi US$2.965 mulai 1 Maret. Kenaikan sebesar 12 persen ini berlaku untuk kategori visa kerja seperti H-1B, L-1, O-1, dan lainnya yang banyak digunakan oleh perusahaan teknologi dan konsultan asal India.
USCIS menyebutkan penyesuaian inflasi yang diizinkan oleh Undang-Undang Stabilitas USCIS Darurat 2021, dengan catatan bahwa biaya pemrosesan premium tidak berubah sejak 2024. Perusahaan yang membayar upgrade 15 hari kalender kini harus menyiapkan anggaran tambahan sekitar ₹25.000 per petisi, atau mempertimbangkan kembali kasus mana yang benar-benar perlu diproses cepat.
Perusahaan outsourcing India yang mengajukan ribuan petisi L-1 blanket atau H-1B cap-exempt setiap tahun bisa menghadapi kenaikan anggaran mobilitas hingga miliaran rupee. Tim HR juga bersiap menghadapi tekanan arus kas pada April saat undian kuota H-1B FY-2027 bertepatan dengan tarif yang lebih tinggi. Perusahaan sedang mengevaluasi apakah biaya ini akan dibebankan ke klien, ditanggung sendiri, atau memindahkan beberapa proyek ke Kanada dan Meksiko yang prosesnya lebih cepat dan murah.
Konsultan hukum menyarankan untuk memilah pengajuan: prioritaskan pemrosesan premium untuk proyek yang krusial bagi pendapatan dan gunakan pemrosesan reguler—yang saat ini memakan waktu 3–5 bulan—untuk perpindahan yang kurang mendesak. Pemohon juga harus memperhitungkan biaya tambahan seperti EAD premium untuk pasangan, yang biayanya masih mengikuti tarif I-129.
USCIS menyebutkan penyesuaian inflasi yang diizinkan oleh Undang-Undang Stabilitas USCIS Darurat 2021, dengan catatan bahwa biaya pemrosesan premium tidak berubah sejak 2024. Perusahaan yang membayar upgrade 15 hari kalender kini harus menyiapkan anggaran tambahan sekitar ₹25.000 per petisi, atau mempertimbangkan kembali kasus mana yang benar-benar perlu diproses cepat.
Perusahaan outsourcing India yang mengajukan ribuan petisi L-1 blanket atau H-1B cap-exempt setiap tahun bisa menghadapi kenaikan anggaran mobilitas hingga miliaran rupee. Tim HR juga bersiap menghadapi tekanan arus kas pada April saat undian kuota H-1B FY-2027 bertepatan dengan tarif yang lebih tinggi. Perusahaan sedang mengevaluasi apakah biaya ini akan dibebankan ke klien, ditanggung sendiri, atau memindahkan beberapa proyek ke Kanada dan Meksiko yang prosesnya lebih cepat dan murah.
Konsultan hukum menyarankan untuk memilah pengajuan: prioritaskan pemrosesan premium untuk proyek yang krusial bagi pendapatan dan gunakan pemrosesan reguler—yang saat ini memakan waktu 3–5 bulan—untuk perpindahan yang kurang mendesak. Pemohon juga harus memperhitungkan biaya tambahan seperti EAD premium untuk pasangan, yang biayanya masih mengikuti tarif I-129.
Sumber: VisaHQ Global Mobility Bulletin
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.Lebih Banyak Dari India
Lihat semua
Jerman Hapus Visa Transit Bandara untuk Pemegang Paspor India, Permudah Koneksi ke Inggris Lebih Cepat
Latihan Hari Republik Tutup Ruang Udara Delhi Selama Enam Hari, 600 Penerbangan Alami Penundaan Berantai