1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Sikkim Hapuskan Izin Fisik untuk Warga Asing, Wajibkan Persetujuan Online

Sikkim Hapuskan Izin Fisik untuk Warga Asing, Wajibkan Persetujuan Online

Jan 14, 2026
·
Sikkim Hapuskan Izin Fisik untuk Warga Asing, Wajibkan Persetujuan Online
Dalam dorongan besar menuju digitalisasi, Pemerintah Sikkim telah menghapus sistem izin area terlindungi/terbatas (PAP/RAP) berbasis kertas untuk wisatawan asing. Mulai sekarang, semua pengunjung yang bukan warga negara India harus mendapatkan izin mereka secara eksklusif melalui portal e-FRRO Kementerian Dalam Negeri di platform Imigrasi, Visa, Registrasi & Pelacakan Orang Asing (IVFRT). Langkah ini mengikuti arahan dari Kementerian Dalam Negeri Uni untuk memperketat pelacakan orang asing yang masuk sekaligus mengurangi antrean di pos pemeriksaan masuk.

Dalam prosedur baru ini, wisatawan harus mengajukan permohonan secara online setelah tiba di India namun sebelum memasuki Sikkim. Operator tur dan hotel telah diperintahkan untuk mengedukasi tamu dan memastikan izin digital sudah diterbitkan sebelum mengantar mereka ke negara bagian tersebut. Izin fisik—yang sebelumnya diterbitkan di pos pemeriksaan Rangpo atau Melli—tidak lagi diterima, sehingga penerbitan izin saat kedatangan sepenuhnya dihapus.

Sikkim Hapuskan Izin Fisik untuk Warga Asing, Wajibkan Persetujuan Online


Sistem online ini membatasi akses ke tiga zona wisata populer—Danau Tsomgo (Changu), Lembah Yumthang, dan Zero Point—yang masing-masing masih memerlukan izin terpisah. Pihak berwenang menyatakan bahwa proses elektronik ini memungkinkan verifikasi instan terhadap daftar pengawasan keamanan nasional dan menjanjikan waktu proses yang lebih cepat dibanding sistem manual yang bisa memakan waktu berjam-jam.

Bagi perusahaan perjalanan, perubahan ini berarti memperbarui alur pemesanan, memastikan klien mengajukan izin tepat waktu, dan menyimpan salinan digital izin untuk pemeriksaan. Perusahaan yang mengirim ekspatriat ke lokasi proyek di Sikkim juga harus menyesuaikan kebijakan mobilitas mereka. Kegagalan mematuhi aturan ini bisa membuat pengunjung ditolak di perbatasan, menyebabkan pertemuan terlewat dan biaya perjalanan tambahan.

Sementara asosiasi industri menyambut baik kejelasan dan transparansi dari portal tunggal ini, mereka mengingatkan bahwa jaringan internet di daerah terpencil masih tidak stabil; rencana cadangan seperti mencetak izin berkode QR di lobi hotel mungkin diperlukan. Departemen Pariwisata menyatakan akan menjalankan kampanye kesadaran selama minimal satu bulan sebelum memberlakukan denda bagi operator yang datang tanpa izin elektronik yang sah.
Sumber: Travel Trade Journal

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×