1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Uni Emirat Arab
  4. /
  5. UAE Tetapkan Denda Keterlambatan Visa Rp 50 per Hari dan Luncurkan Opsi Pembayaran Online yang Lebih Mudah

UAE Tetapkan Denda Keterlambatan Visa Rp 50 per Hari dan Luncurkan Opsi Pembayaran Online yang Lebih Mudah

Feb 11, 2026
·
UAE Tetapkan Denda Keterlambatan Visa Rp 50 per Hari dan Luncurkan Opsi Pembayaran Online yang Lebih Mudah
Otoritas Federal untuk Identitas, Kewarganegaraan, Bea Cukai, dan Keamanan Pelabuhan (ICP) secara diam-diam memberlakukan denda tunggal sebesar AED 50 (sekitar US$13,60) per hari bagi siapa saja yang tinggal di UAE setelah visa mereka kedaluwarsa. Sebelumnya, jenis visa yang berbeda – turis, kunjungan, tinggal, dan izin tinggal yang dibatalkan – memiliki denda harian yang berbeda-beda, yang sering membingungkan banyak pelancong. Pendekatan tarif tetap ini, yang mulai berlaku minggu ini, dirancang untuk memudahkan pemahaman aturan dan menghilangkan keraguan tentang seberapa cepat denda akan bertambah.

Yang tak kalah penting adalah perluasan saluran digital yang memungkinkan para pelanggar visa untuk melunasi denda sebelum keberangkatan. Pengunjung kini dapat mengakses platform ICP, sementara penduduk Dubai bisa menggunakan portal Direktorat Jenderal Imigrasi dan Urusan Orang Asing (GDRFA) atau pusat layanan Amer untuk melihat saldo denda secara real-time dan membayar dengan kartu kredit. Loket imigrasi di bandara dan perbatasan darat tetap menjadi opsi pembayaran terakhir, namun pihak berwenang memperingatkan bahwa pelancong yang tiba di bandara dengan denda belum dibayar berisiko dicegah naik pesawat keluar negeri.

UAE Tetapkan Denda Keterlambatan Visa Rp 50 per Hari dan Luncurkan Opsi Pembayaran Online yang Lebih Mudah


Bagi tim HR dan mobilitas global, perubahan ini menyederhanakan perhitungan kepatuhan saat mengeluarkan surat penugasan atau memberi saran kepada staf tentang batas waktu masa tenggang. Pemegang visa turis dan kunjungan kini dikenai denda mulai hari pertama setelah masa berlaku habis; penduduk yang visanya dibatalkan masih mendapat masa tenggang 30 hari, setelah itu denda AED 50 per hari mulai berlaku. Kegagalan membayar dapat memicu larangan bepergian, pemblokiran aplikasi visa di masa depan, dan dalam kasus ekstrem, perintah deportasi.

Oleh karena itu, perusahaan dianjurkan untuk membangun pengingat otomatis dalam sistem manajemen perjalanan, terutama untuk penugasan jangka pendek dan tanggungan yang masa berlaku visanya mungkin berbeda dari karyawan utama. Manajer mobilitas juga harus menginstruksikan pelancong untuk menyimpan tangkapan layar atau tanda terima elektronik pembayaran denda, karena bukti ini mungkin diminta oleh maskapai saat check-in atau petugas imigrasi saat keberangkatan. Secara keseluruhan, tarif tunggal dan alat pembayaran yang disederhanakan ini bertujuan memperketat kepatuhan sekaligus mengurangi drama mendadak di bandara bagi komunitas ekspatriat dan pengunjung bisnis yang besar di UAE.
Sumber: The Times of India

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×