
Saat sesi tanya jawab di Majelis Nasional pada 11 Februari, anggota parlemen oposisi menekan Menteri Dalam Negeri Laurent Nuñez terkait apa yang mereka sebut sebagai lonjakan jumlah izin tinggal untuk perawatan medis (titres de séjour pour soins). Mengutip putusan terbaru Dewan Negara yang membatalkan satu kasus penolakan karena alasan prosedural, para deputi dari Rassemblement National berargumen bahwa hingga 30.000 pasien asing mengajukan permohonan setiap tahun, membebani anggaran jaminan sosial.
Nuñez menolak angka tersebut, menyatakan bahwa meskipun jumlah permohonan sekitar 30.000, persetujuan jauh lebih sedikit dan melalui tinjauan ketat oleh komite medis. Ia menegaskan bahwa pemohon harus sudah berada di wilayah Prancis dan tidak bisa mendapatkan visa tersebut dari luar negeri, menepis klaim adanya faktor tarik. Pertukaran ini menyoroti sensitivitas politik terkait jalur imigrasi kemanusiaan hanya beberapa minggu sebelum pembahasan Senat atas paket reformasi imigrasi yang lebih luas.
Bagi pengusaha dan universitas yang sesekali mensponsori staf atau mahasiswa yang membutuhkan perawatan khusus, perdebatan ini menandakan tidak ada perubahan kebijakan segera, namun mengisyaratkan pengawasan lebih ketat oleh prefektur. Tim mobilitas harus memastikan bahwa setiap permohonan izin tinggal untuk perawatan medis didokumentasikan dengan cermat dan disalurkan melalui Office Français de l’Immigration et de l’Intégration (OFII) untuk menghindari keterlambatan.
Perselisihan ini juga menyoroti tren yang lebih luas: pertanyaan parlemen semakin sering digunakan untuk menantang kebijakan eksekutif pada kategori imigrasi khusus—mulai dari pemberitahuan pekerja yang dikirim hingga perpanjangan paspor talenta—menciptakan lingkungan kepatuhan yang lebih tidak terduga. Perusahaan disarankan memantau sidang komite mendatang, di mana amandemen terhadap rancangan undang-undang imigrasi dapat memperkenalkan kewajiban pelaporan baru bagi pengusaha yang mempekerjakan warga negara asing.
Meski argumen biaya menjadi sorotan, ekonom kesehatan masyarakat mencatat bahwa izin medis hanya mewakili kurang dari 0,2% dari anggaran kesehatan tahunan Prancis. Namun, tekanan politik seputar isu ini berarti bahwa kasus penipuan yang terisolasi bisa memicu pengetatan regulasi secara cepat.
Nuñez menolak angka tersebut, menyatakan bahwa meskipun jumlah permohonan sekitar 30.000, persetujuan jauh lebih sedikit dan melalui tinjauan ketat oleh komite medis. Ia menegaskan bahwa pemohon harus sudah berada di wilayah Prancis dan tidak bisa mendapatkan visa tersebut dari luar negeri, menepis klaim adanya faktor tarik. Pertukaran ini menyoroti sensitivitas politik terkait jalur imigrasi kemanusiaan hanya beberapa minggu sebelum pembahasan Senat atas paket reformasi imigrasi yang lebih luas.
Bagi pengusaha dan universitas yang sesekali mensponsori staf atau mahasiswa yang membutuhkan perawatan khusus, perdebatan ini menandakan tidak ada perubahan kebijakan segera, namun mengisyaratkan pengawasan lebih ketat oleh prefektur. Tim mobilitas harus memastikan bahwa setiap permohonan izin tinggal untuk perawatan medis didokumentasikan dengan cermat dan disalurkan melalui Office Français de l’Immigration et de l’Intégration (OFII) untuk menghindari keterlambatan.
Perselisihan ini juga menyoroti tren yang lebih luas: pertanyaan parlemen semakin sering digunakan untuk menantang kebijakan eksekutif pada kategori imigrasi khusus—mulai dari pemberitahuan pekerja yang dikirim hingga perpanjangan paspor talenta—menciptakan lingkungan kepatuhan yang lebih tidak terduga. Perusahaan disarankan memantau sidang komite mendatang, di mana amandemen terhadap rancangan undang-undang imigrasi dapat memperkenalkan kewajiban pelaporan baru bagi pengusaha yang mempekerjakan warga negara asing.
Meski argumen biaya menjadi sorotan, ekonom kesehatan masyarakat mencatat bahwa izin medis hanya mewakili kurang dari 0,2% dari anggaran kesehatan tahunan Prancis. Namun, tekanan politik seputar isu ini berarti bahwa kasus penipuan yang terisolasi bisa memicu pengetatan regulasi secara cepat.
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Perancis.Lebih Banyak Dari Perancis
Lihat semua
Anggota Parlemen Prancis Buka Kembali Debat tentang Hak Memilih di Pemilihan Daerah bagi Warga Asing Non-Uni Eropa
Maskapai Penerbangan Peringatkan Prancis Hadapi Antrean Empat Jam Saat Sistem Biometrik Masuk/Keluar UE Capai Titik Kritis