
Konsultan visa di seluruh Uni Emirat Arab melaporkan lonjakan tajam dalam permintaan informasi tentang Visa Emas dari para profesional ekspatriat dan investor regional setelah serangan rudal pada Februari–Maret yang sempat mengganggu ruang udara Teluk. Para pemohon menyebut stabilitas politik UAE yang dianggap kuat, infrastruktur kesehatan yang baik, dan sistem pajak yang ramah investor sebagai alasan utama mengajukan izin tinggal 10 tahun, meskipun ada kekhawatiran keamanan yang meningkat di wilayah Timur Tengah lainnya.
Visa Emas yang terkait properti tetap menjadi jalur paling populer. Pusat layanan melaporkan pemilik rumah mempercepat pengajuan permohonan daripada menundanya, menandakan kepercayaan jangka panjang pada pasar properti Dubai dan Abu Dhabi. Ambang investasi minimum sebesar 2 juta dirham (sekitar US$545.000) yang diperkenalkan pada 2022 terus menarik pembeli kaya dari India, Rusia, dan semakin banyak dari negara-negara yang terdampak konflik seperti Lebanon dan Israel.
Permohonan berdasarkan gaji juga meningkat. Konsultan mencatat kenaikan permintaan dari manajer tingkat menengah dengan penghasilan lebih dari 30.000 dirham (sekitar US$8.200) per bulan yang ingin mengamankan izin tinggal jangka panjang untuk keluarga mereka. Banyak dari mereka sudah memegang visa kerja standar tiga tahun, namun menginginkan fleksibilitas untuk berganti pekerjaan atau bahkan memulai usaha sendiri tanpa hambatan imigrasi.
Bagi perusahaan, tren ini memiliki dua sisi. Visa jangka panjang membantu perusahaan multinasional mempertahankan staf kunci yang mungkin pindah, namun juga mengurangi kekuatan perusahaan karena pemegang Visa Emas bebas berpindah pekerjaan. Tim HR pun sedang meninjau paket retensi dan opsi saham agar tetap kompetitif.
Konsultan imigrasi memperkirakan permintaan akan tetap tinggi sepanjang 2026, terutama jika ketegangan regional berlanjut. Mereka menyarankan calon pemohon untuk menyiapkan laporan keuangan yang diaudit, catatan bank enam bulan terakhir, dan sertifikat pendidikan yang telah dilegalisasi sejak awal, karena proses pengajuan bisa memakan waktu hingga delapan minggu untuk kasus keluarga yang kompleks.
Visa Emas yang terkait properti tetap menjadi jalur paling populer. Pusat layanan melaporkan pemilik rumah mempercepat pengajuan permohonan daripada menundanya, menandakan kepercayaan jangka panjang pada pasar properti Dubai dan Abu Dhabi. Ambang investasi minimum sebesar 2 juta dirham (sekitar US$545.000) yang diperkenalkan pada 2022 terus menarik pembeli kaya dari India, Rusia, dan semakin banyak dari negara-negara yang terdampak konflik seperti Lebanon dan Israel.
Permohonan berdasarkan gaji juga meningkat. Konsultan mencatat kenaikan permintaan dari manajer tingkat menengah dengan penghasilan lebih dari 30.000 dirham (sekitar US$8.200) per bulan yang ingin mengamankan izin tinggal jangka panjang untuk keluarga mereka. Banyak dari mereka sudah memegang visa kerja standar tiga tahun, namun menginginkan fleksibilitas untuk berganti pekerjaan atau bahkan memulai usaha sendiri tanpa hambatan imigrasi.
Bagi perusahaan, tren ini memiliki dua sisi. Visa jangka panjang membantu perusahaan multinasional mempertahankan staf kunci yang mungkin pindah, namun juga mengurangi kekuatan perusahaan karena pemegang Visa Emas bebas berpindah pekerjaan. Tim HR pun sedang meninjau paket retensi dan opsi saham agar tetap kompetitif.
Konsultan imigrasi memperkirakan permintaan akan tetap tinggi sepanjang 2026, terutama jika ketegangan regional berlanjut. Mereka menyarankan calon pemohon untuk menyiapkan laporan keuangan yang diaudit, catatan bank enam bulan terakhir, dan sertifikat pendidikan yang telah dilegalisasi sejak awal, karena proses pengajuan bisa memakan waktu hingga delapan minggu untuk kasus keluarga yang kompleks.
Sumber: Khaleej Times
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.Lebih Banyak Dari Uni Emirat Arab
Lihat semua
Maskapai penerbangan UAE mulai melanjutkan penerbangan secara bertahap seiring pembukaan kembali ruang udara secara perlahan
Buletin status penerbangan harian imbau penumpang untuk konfirmasi pemesanan saat maskapai UAE bangun kembali jaringan penerbangan mereka