
Sebelas jam setelah hari perjalanan pada 18 Maret, media berita yang berbasis di Atlanta, Axios, mencatat sebanyak 3.053 pembatalan dan penundaan penerbangan di Bandara Internasional Hartsfield-Jackson sejak Senin pagi. Bandara tersibuk di dunia ini lumpuh akibat badai sempurna: pengalihan rute akibat cuaca buruk yang masih berlangsung, penutupan sementara salah satu pos pemeriksaan keamanan utama, serta kekurangan staf TSA yang semakin parah akibat penutupan parsial pemerintah federal yang sedang berlangsung. Pejabat bandara menganjurkan penumpang domestik untuk beralih ke terminal internasional—yang seringkali kurang dimanfaatkan oleh warga lokal—untuk menghindari antrean keamanan domestik yang macet. Tips di media sosial tentang naik Kereta Pesawat antar terminal dengan cepat menjadi viral, menunjukkan betapa putus asanya para pelancong mencari solusi alternatif. Meski begitu, banyak penumpang bisnis melewatkan koneksi pagi mereka, memicu efek domino di jaringan Delta dan memaksa penjadwalan ulang ke penerbangan yang lebih siang atau keberangkatan hari berikutnya. Tekanan industri terhadap Kongres semakin meningkat: CEO Delta, Ed Bastian, bergabung dengan rekan-rekannya dari American, Southwest, dan JetBlue dalam surat bersama yang memperingatkan bahwa “penutupan ini kini secara nyata mengancam integritas sistem perjalanan udara nasional.” Mereka berpendapat bahwa kekacauan di Atlanta adalah gambaran apa yang bisa terjadi di bandara-bandara kecil jika tingkat pengurangan staf TSA semakin cepat. Bagi para profesional mobilitas, krisis di Atlanta ini menjadi pengingat untuk menambahkan waktu cadangan ekstra pada rute domestik yang menghubungkan tugas internasional dan menjaga saluran komunikasi real-time dengan staf yang sedang bepergian. Perusahaan yang memindahkan karyawan melalui Atlanta minggu ini harus mengantisipasi keterlambatan pengiriman barang rumah tangga, karena operasi kargo juga terdampak saat jadwal keberangkatan berantakan. Ke depan, Hartsfield-Jackson mengatakan akan menjaga satu jalur pos pemeriksaan yang ditutup tetap offline setidaknya selama 24 jam ke depan sementara tim pemeliharaan memeriksa sistem daya cadangan yang rusak akibat badai Senin lalu. Para pelancong disarankan untuk tiba setidaknya tiga jam sebelum jadwal keberangkatan sampai pemberitahuan lebih lanjut.
Sumber: Axios Atlanta