
Pengacara hak imigrasi dari firma hukum Jewish Goldenberg mengeluarkan peringatan mendesak melalui blog pada 25 Maret bahwa tim Imigrasi dan Penegakan Bea Cukai (ICE) secara signifikan meningkatkan patroli di dalam terminal-terminal utama AS sejak akhir pekan lalu. Sebuah thread viral di Reddit yang merangkum peringatan ini menyebutkan Atlanta (Hartsfield-Jackson), Houston-IAH, Chicago O’Hare, Los Angeles LAX, dan New York JFK sebagai lokasi di mana agen berpakaian preman mewawancarai pelancong dan memeriksa dokumen di gerbang keberangkatan. Firma hukum tersebut menyatakan sebagian besar pemeriksaan menargetkan pendatang baru yang tidak memiliki izin kerja, namun beberapa warga AS keturunan Hispanik melaporkan pemeriksaan lanjutan setelah perjalanan bisnis jarak pendek ke Meksiko. Tidak ada otoritas hukum baru yang mendasari operasi ini; ICE tampaknya memanfaatkan penutupan DHS untuk “membantu” petugas TSA yang kekurangan personel—penugasan yang diperintahkan oleh Gedung Putih awal pekan ini.
Bagi manajer mobilitas korporat, perkembangan ini menimbulkan dua hal penting: pertama, karyawan dengan visa sementara (misalnya F-1 OPT, CPT, atau H-1B yang sedang diproses) harus selalu membawa dokumen lengkap, termasuk tanda terima I-797 dan surat keterangan kerja, bahkan untuk penerbangan domestik; kedua, sistem pelacakan pelancong harus memperhitungkan kemungkinan keterlambatan akibat pemeriksaan mendadak. Perusahaan juga disarankan untuk memberi pengarahan kepada karyawan tentang hak mereka untuk meminta peninjauan oleh atasan dan menghubungi penasihat hukum jika ditahan.
Meskipun ICE menegaskan lonjakan aktivitas di bandara ini bersifat sementara, kelompok advokasi memprediksi data penegakan di dalam negeri akan digunakan secara politis untuk membenarkan perpanjangan operasi. Perusahaan dengan jumlah pelancong asing yang besar sebaiknya memantau pola penegakan hukum melalui penasihat hukum dan pemberitahuan industri.
Bagi manajer mobilitas korporat, perkembangan ini menimbulkan dua hal penting: pertama, karyawan dengan visa sementara (misalnya F-1 OPT, CPT, atau H-1B yang sedang diproses) harus selalu membawa dokumen lengkap, termasuk tanda terima I-797 dan surat keterangan kerja, bahkan untuk penerbangan domestik; kedua, sistem pelacakan pelancong harus memperhitungkan kemungkinan keterlambatan akibat pemeriksaan mendadak. Perusahaan juga disarankan untuk memberi pengarahan kepada karyawan tentang hak mereka untuk meminta peninjauan oleh atasan dan menghubungi penasihat hukum jika ditahan.
Meskipun ICE menegaskan lonjakan aktivitas di bandara ini bersifat sementara, kelompok advokasi memprediksi data penegakan di dalam negeri akan digunakan secara politis untuk membenarkan perpanjangan operasi. Perusahaan dengan jumlah pelancong asing yang besar sebaiknya memantau pola penegakan hukum melalui penasihat hukum dan pemberitahuan industri.
Sumber: Reddit (u_GIL_Office)