1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. India evakuasi lebih dari 600 warga dari Iran saat Kementerian Luar Negeri perketat imbauan perjalanan ke Asia Barat

India evakuasi lebih dari 600 warga dari Iran saat Kementerian Luar Negeri perketat imbauan perjalanan ke Asia Barat

Apr 13, 2026
·
India evakuasi lebih dari 600 warga dari Iran saat Kementerian Luar Negeri perketat imbauan perjalanan ke Asia Barat
Kementerian Luar Negeri India (MEA) menghabiskan akhir pekan untuk melaksanakan evakuasi terkoordinasi dengan cermat bagi warga negara yang terjebak dalam situasi keamanan yang cepat memburuk di Iran. Dua penerbangan charter melalui Yerevan (Armenia) berhasil membawa pulang 657 nelayan dan 324 pelajar ke Delhi dan Chennai pada malam 12 April, sehingga total warga India yang dievakuasi dari Iran sejak Jumat mencapai 2.180 orang. Menteri Perdagangan Piyush Goyal, yang menyambut kedatangan penerbangan pertama di Chennai, menyatakan bahwa Perdana Menteri Narendra Modi memerintahkan operasi ini setelah mendapat informasi intelijen tentang kemungkinan eskalasi konfrontasi AS-Iran di sekitar Selat Hormuz.

MEA juga mengeluarkan peringatan perjalanan terbaru yang mendesak seluruh warga India untuk “menunda semua perjalanan” ke Iran dan Israel, serta meminta mereka yang sudah berada di kedua negara tersebut untuk mendaftar ke kedutaan masing-masing dan membatasi pergerakan hanya untuk keperluan penting. Peringatan ini, yang dipublikasikan di situs resmi kementerian dan disebarkan melalui media sosial, merupakan peringatan paling tegas sejak konflik meletus pada 28 Februari. Peringatan tersebut mengingatkan bahwa penerbangan komersial bisa terganggu secara mendadak dan jalur darat keluar dari Iran mungkin akan ditutup jika blokade yang diancam oleh Angkatan Laut AS terhadap pelabuhan Iran benar-benar terjadi.

India evakuasi lebih dari 600 warga dari Iran saat Kementerian Luar Negeri perketat imbauan perjalanan ke Asia Barat


Bagi manajer mobilitas global, pesan ini jelas: hentikan penugasan ke Iran, tinjau kembali rute transit yang melewati wilayah udara Iran atau Israel, dan aktifkan sistem komunikasi krisis untuk staf yang bertugas di kawasan Teluk. Sementara itu, perusahaan pelayaran dan energi menghadapi premi asuransi yang lebih tinggi dan waktu pelayaran yang lebih lama karena kapal tanker dialihkan menghindari zona konflik. Misi India di Armenia dan Azerbaijan telah membuka meja bantuan untuk mempercepat penerbitan dokumen perjalanan darurat dan menyediakan hotline 24 jam bagi warga yang terjebak. MEA juga mengonfirmasi kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pelayaran untuk memfasilitasi pergantian kru pada 15 kapal LPG berbendera India yang masih menunggu keluar dari Teluk Persia.

Dengan kawasan Asia Barat masih menjadi koridor ekspatriat terbesar India—sekitar sembilan juta warga India tinggal dan bekerja di wilayah tersebut—peringatan dan evakuasi ini menegaskan betapa cepatnya titik panas geopolitik dapat mengguncang program mobilitas. Organisasi dengan eksposur regional disarankan untuk meninjau kembali kerangka “duty-of-care”, memastikan karyawan memiliki visa multiple-entry untuk negara-negara tempat berlindung seperti Oman atau Armenia, serta menjaga jalur kredit yang sudah disetujui untuk pembelian tiket darurat jika layanan penerbangan reguler terganggu.
Sumber: The Times of India

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×