1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Inggris
  4. /
  5. Thailand Pangkas Masa Bebas Visa untuk Warga Inggris dan 90 Negara Lain dari 60 Menjadi 30 Hari

Thailand Pangkas Masa Bebas Visa untuk Warga Inggris dan 90 Negara Lain dari 60 Menjadi 30 Hari

Apr 22, 2026
·
Thailand Pangkas Masa Bebas Visa untuk Warga Inggris dan 90 Negara Lain dari 60 Menjadi 30 Hari
Wakil Perdana Menteri Thailand sekaligus Menteri Luar Negeri terpilih, Sihasak Phuangketkeow, mengumumkan pada 21 April bahwa Bangkok akan **memotong separuh masa bebas visa bagi 93 negara, termasuk Inggris, dari 60 hari menjadi 30 hari**. Kebijakan ini diumumkan dalam briefing kebijakan luar negeri di Bangkok dan membatalkan insentif masa pandemi yang diberlakukan sejak Juli 2024 untuk mendorong pariwisata. Data menunjukkan lebih dari 90 persen pengunjung meninggalkan negara dalam waktu 30 hari, sementara masa bebas visa yang lebih lama disalahgunakan untuk bekerja tanpa izin, spekulasi properti, dan operasi penipuan online. Polisi imigrasi baru-baru ini mengaitkan beberapa tersangka kejahatan siber dengan penggunaan bebas visa 60 hari berulang kali. Dari sudut pandang mobilitas SDM, perubahan ini memperketat jangka waktu untuk penugasan jangka pendek dan proyek. Perusahaan Inggris yang mengirim staf ke Thailand harus menganggarkan biaya visa tambahan atau mengurus visa “Multiple-Entry Tourist” atau bisnis (Non-B) untuk masa tinggal lebih dari 30 hari. Pelanggaran masa tinggal dikenai denda harian sebesar THB 500 dan kemungkinan masuk daftar hitam. Kebijakan ini diperkirakan mulai berlaku pertengahan Mei setelah diumumkan secara resmi, memberi maskapai dua minggu untuk memperbarui sistem Informasi Penumpang Lanjutan (API). Manajer perjalanan disarankan untuk memeriksa jadwal perjalanan mendatang dan memberi tahu karyawan yang berencana melakukan “work-cation” jarak jauh dengan masa tinggal panjang bahwa mereka kini harus mendapatkan izin imigrasi resmi. Operator pariwisata khawatir masa tinggal yang lebih singkat dapat menurunkan permintaan perjalanan jarak jauh, namun pemerintah berargumen bahwa pengunjung dengan pengeluaran tinggi biasanya tinggal kurang dari sebulan dan tidak akan terpengaruh. Evaluasi dampak kebijakan ini dijanjikan setelah enam bulan.
Sumber: Kazinform News Agency

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Inggris.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×