
Kementerian Kesehatan secara resmi telah menerbitkan jadwal tes kecakapan dan adaptasi tahun 2026 yang harus dilalui oleh perawat dan fisioterapis yang berkualifikasi dari Uni Eropa agar dapat berpraktik di Spanyol. Peraturan ini, yang diumumkan dalam Lembaran Resmi pada 24 April, berlaku bagi kandidat yang pelatihan di negara asalnya berbeda dalam modul klinis utama dibandingkan standar Spanyol. Sektor kesehatan di Spanyol yang sedang kekurangan tenaga—terutama rumah sakit swasta, jaringan perawatan lansia, dan startup rehabilitasi jarak jauh—sangat bergantung pada rekrutmen antarnegara Uni Eropa. Jadwal yang diperjelas ini mengharuskan dewan ujian mengeluarkan hasil dalam waktu 30 hari dan mengadakan dua sesi ujian setiap tahun (Juni dan November), mempercepat proses pengakuan yang sebelumnya bisa memakan waktu lebih dari 12 bulan. Bagi tenaga medis Uni Eropa yang sudah bekerja dengan ketentuan layanan sementara, aturan baru ini memungkinkan mereka mendapatkan kartu profesional penuh (tarjeta de identidad profesional sanitaria) sebelum masa dispensasi yang ada berakhir pada bulan Desember. Tim HR disarankan untuk menyiapkan dana bagi kursus bahasa dan lokakarya persiapan ujian; kandidat yang gagal dua kali harus menjalani masa adaptasi selama enam bulan di bawah pengawasan. Para penasihat hukum mencatat bahwa reformasi Spanyol ini sejalan dengan Arahan UE 2005/36/EC tentang kualifikasi profesional dan berpotensi menjadi model bagi profesi teratur lainnya seperti radiografi atau terapi okupasi. Perusahaan yang mensponsori spesialis disarankan memantau otoritas kesehatan regional yang kemungkinan membuka kuota perekrutan jalur cepat terkait sesi ujian November.
Sumber: CambiosLegales