
Tiga pilar transportasi utama Shanghai—udara, pelayaran laut, dan pelabuhan kontainer—beroperasi maksimal pada 1 Mei, hari pertama libur panjang Hari Buruh di China. Laporan CCTV menunjukkan petugas imigrasi di bandara Pudong dan Hongqiao memproses 113.000 pergerakan penumpang dalam 24 jam, dengan volume keberangkatan sedikit lebih tinggi dibanding kedatangan, saat keluarga memulai liburan singkat ke Korea, Thailand, dan Hong Kong. Pariwisata kapal pesiar masuk juga kembali menggeliat. Kapal Royal Caribbean, Spectrum of the Seas, bersandar di Wusongkou dengan lebih dari 5.000 penumpang, 45 persen di antaranya warga negara asing yang memanfaatkan kebijakan bebas visa khusus kapal pesiar China, yang kini berlaku di Shanghai, Tianjin, dan delapan pelabuhan lainnya. Operator tur lokal menyebutkan rute “terbang-pelayaran”—tiba lewat udara dan berangkat dengan kapal—semakin populer, memperpanjang masa tinggal dan meningkatkan jumlah malam menginap di hotel. Di sisi perdagangan, kapal pertama yang mendapat manfaat dari rezim tarif nol China untuk 53 negara Afrika melewati terminal Waigaoqiao dengan lancar pada 1 Mei, menegaskan dorongan bea cukai menuju pra-pemeriksaan tanpa kertas. Meskipun ini terutama perkembangan kargo, kebijakan ini juga mempercepat rotasi kru dan mengurangi hambatan dokumen bagi perusahaan pelayaran. Bagi perusahaan, implikasi utama meliputi ketersediaan kursi dan kabin yang lebih ketat selama seminggu ke depan, tarif akomodasi yang lebih tinggi di sekitar Pudong dan Bund, serta potensi kemacetan di pemeriksaan keamanan bandara pada puncak pagi. Tim mobilitas disarankan memantau peringatan real-time dari akun WeChat Pemeriksaan Perbatasan Shanghai, yang kini menerbitkan estimasi waktu tunggu jalur setiap jam.
Sumber: CCTV via Guangming Daily