1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. India Mengumumkan Aturan Amandemen Kewarganegaraan 2026, Meluncurkan Sistem e-OCI Digital Sepenuhnya

India Mengumumkan Aturan Amandemen Kewarganegaraan 2026, Meluncurkan Sistem e-OCI Digital Sepenuhnya

Mei 3, 2026
·
India Mengumumkan Aturan Amandemen Kewarganegaraan 2026, Meluncurkan Sistem e-OCI Digital Sepenuhnya
Kementerian Dalam Negeri India (MHA) telah menerbitkan Aturan Amandemen Kewarganegaraan 2026 yang sangat dinantikan, menandai perubahan terbesar dalam rezim Warga Negara Luar Negeri India (OCI) sejak program ini dimulai pada 2005. Mulai sekarang, setiap tahap siklus hidup OCI—pendaftaran baru, perpanjangan, penyerahan, hingga banding—semua dilakukan melalui satu portal online. Pengajuan kartu fisik dan formulir kertas yang tidak perlu dihapuskan, digantikan dengan kartu OCI elektronik (‘e-OCI’) yang terhubung otomatis ke database pusat dan nomor paspor pemegangnya.

Aturan utama melarang anak di bawah umur yang memegang paspor India untuk memiliki paspor negara lain secara bersamaan, menutup celah yang selama ini dikritik terkait kewarganegaraan ganda de facto. Orang tua yang mengajukan paspor India untuk anak harus menandatangani pernyataan bahwa anak tidak akan memiliki paspor asing; sebaliknya, anak yang sudah memiliki paspor asing harus menyerahkannya sebelum paspor India baru dapat diterbitkan. Aturan ini diperkirakan akan berdampak pada ribuan keluarga diaspora yang sering bepergian antara India dan Teluk, Amerika Utara, atau Australia.

Kerangka kerja baru ini terintegrasi erat dengan Program Imigrasi Fast-Track India dan ekosistem Identifikasi Unik Nasional (UID). Pemohon harus menyetujui pengambilan data biometrik dan berbagi data saat pendaftaran, membuka akses otomatis ke gerbang elektronik di 13 bandara internasional. Registri elektronik terpusat (Formulir XXX) memungkinkan petugas perbatasan dan misi India di luar negeri memverifikasi status OCI secara real-time, mengurangi penipuan dan mempercepat pemeriksaan lanjutan.

India Mengumumkan Aturan Amandemen Kewarganegaraan 2026, Meluncurkan Sistem e-OCI Digital Sepenuhnya


Bagi manajer mobilitas global, digitalisasi ini menjanjikan proses yang lebih cepat—pejabat pemerintah menyatakan waktu pemrosesan rata-rata akan turun dari 6-8 minggu menjadi kurang dari 15 hari kerja setelah file lama dimigrasikan. Perusahaan yang rutin memindahkan ahli asing ke India dapat memantau kepatuhan dan menerima peringatan masa berlaku langsung dari API portal.

Namun, klausul ketat terkait paspor anak di bawah umur mungkin memerlukan perubahan kebijakan segera bagi tim HR multinasional: karyawan yang berencana memiliki anak di India perlu mendapatkan pengarahan hukum tentang pilihan kewarganegaraan dan jadwal paspor. Firma hukum juga memperingatkan bahwa proses penyerahan dan pembatalan online akan diawasi lebih ketat. Kegagalan memperbarui data paspor dalam enam bulan atau mengabaikan pemberitahuan pembatalan dapat membuat e-OCI otomatis tidak berlaku—berpotensi membuat karyawan terjebak di imigrasi.

Para praktisi mobilitas disarankan untuk melakukan audit OCI secara berkala dan memasukkan klausul persetujuan biometrik baru dalam perjanjian penugasan.
Sumber: Drishti IAS

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×