1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Jerman
  4. /
  5. Mahasiswa Iran Terjebak karena Proses Visa Jerman di Teheran Masih Beku

Mahasiswa Iran Terjebak karena Proses Visa Jerman di Teheran Masih Beku

Mei 28, 2026
·
Mahasiswa Iran Terjebak karena Proses Visa Jerman di Teheran Masih Beku
Penutupan bagian visa Jerman di Teheran telah memasuki bulan kelima, memutus salah satu jalur migrasi akademik terpenting ke Jerman tepat saat musim pendaftaran semester musim dingin mencapai puncaknya. Sejak TLScontact – penyedia layanan eksternal yang mengatur janji temu untuk kedutaan Jerman – menghentikan operasinya pada Januari 2026, ribuan calon mahasiswa terpaksa tidak mendapatkan slot wawancara maupun panduan. The Local berbicara dengan Zahra, calon mahasiswa magister yang diterima di Universitas Leuphana, dan Radin, mahasiswa ilmu komputer yang sudah diterima, yang keduanya berisiko kehilangan tempat mereka. Pendaftaran universitas hanya bisa ditunda sekali; jika melewatkan semester lagi, mahasiswa harus memulai proses penerimaan dari awal, yang berpotensi mengancam beasiswa dan, dalam kasus Radin, memicu wajib militer di Iran. Kementerian Luar Negeri Jerman mengatakan kepada The Local bahwa sejumlah kecil berkas sedang dialihkan ke Yerevan, Armenia, namun hanya untuk yang sudah dalam “tahap lanjut” sebelum Januari. Bagi pelamar baru, jalur ini praktis tertutup. Anggota parlemen Partai Hijau, Boris Mijatovic, mendesak pemerintah untuk menciptakan kapasitas pemrosesan darurat di wilayah lain, memperingatkan bahwa “setiap angkatan yang hilang berarti kehilangan talenta STEM yang langka bagi Jerman.” Pada 2024, Jerman mengeluarkan sekitar 46.000 visa di Teheran; angka ini turun setengahnya pada 2025 dan diperkirakan akan turun lebih tajam tahun ini. Bagi pengusaha dan universitas Jerman, pembekuan ini terjadi pada saat yang sangat buruk. Negara ini membutuhkan 400.000 pekerja asing bersih setiap tahun, dan skema Chancenkarte (Kartu Kesempatan) baru bergantung pada waktu pemrosesan yang dapat diprediksi untuk menarik peminat awal. Manajer mobilitas di perusahaan multinasional mengatakan mereka mulai mengalihkan program magang dan penerimaan lulusan ke Kanada dan Belanda karena tidak lagi bisa menjamin izin masuk Jerman tepat waktu. Saran praktis bagi pelamar yang terdampak sangat terbatas. Kementerian Luar Negeri menyarankan untuk memantau situs kedutaan di negara tetangga dan memperingatkan bahwa bepergian tanpa janji temu “tidak mempercepat” proses. Para ahli mendorong universitas untuk mengeluarkan surat penerimaan yang diperpanjang dan mempertimbangkan opsi mulai kuliah jarak jauh agar mahasiswa tetap mempertahankan tempat mereka sementara kemacetan visa ini diselesaikan.
Sumber: The Local Germany

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Jerman.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×