
Kementerian Dalam Negeri Republik Ceko telah memberi tahu warga asing dan pemberi kerja mereka bahwa dua pusat layanan imigrasi utama akan ditutup pada akhir pekan ini. Berdasarkan pembaruan yang dipublikasikan di Portal Informasi Resmi untuk Warga Asing pada 15 Juni, kantor Ostrava akan tutup sepanjang hari Jumat, 19 Juni 2026, karena “alasan teknis”, sementara cabang Praha–Hládkov akan tetap tutup dari 19 hingga 22 Juni 2026. Penutupan ini bertepatan dengan musim puncak perjalanan musim panas dan rotasi penugasan, serta hanya beberapa hari setelah Perjanjian Baru Uni Eropa tentang Migrasi dan Suaka mulai berlaku penuh pada 12 Juni. Perusahaan yang bergegas mengajukan perpanjangan visa jangka panjang, aplikasi kartu biru, dan pemberitahuan perubahan alamat berisiko melewatkan tenggat waktu jika datang langsung selama masa penutupan. Kementerian menyatakan bahwa petugas akan secara proaktif menghubungi siapa pun yang sudah memiliki janji pada tanggal tersebut untuk menawarkan jadwal alternatif. Namun, penasihat imigrasi menyarankan tim HR untuk memeriksa status setiap kunjungan yang dijadwalkan dan, jika memungkinkan, beralih ke pengajuan melalui pos atau kotak data. Menurut hukum Ceko, sebagian besar perpanjangan visa jangka panjang dan perubahan izin tinggal dapat diajukan melalui pos asalkan formulir yang benar, dokumen asli, dan biaya administrasi disertakan. Untuk urusan yang sensitif waktu—seperti pengajuan kartu karyawan pertama kali yang harus diajukan dalam 90 hari setelah masuk—manajer mobilitas perusahaan disarankan mengarahkan pemohon ke kantor di Brno, Olomouc, atau cabang regional lain yang masih buka. Pemberi kerja juga diingatkan bahwa setiap perubahan tempat kerja atau jabatan penugasan harus dilaporkan dalam 30 hari; kegagalan melaporkan dapat dikenai denda hingga CZK 100.000. Dalam jangka panjang, kejadian ini menyoroti kerentanan infrastruktur imigrasi Ceko saat volume permohonan kembali ke tingkat sebelum pandemi. Kementerian masih meluncurkan platform pemesanan online dan pengajuan elektronik yang telah lama dijanjikan, namun implementasi penuh diperkirakan baru akan selesai pada awal 2027. Sampai saat itu, keterbatasan kapasitas kantor fisik dan gangguan teknis mendadak akan terus menjadi tantangan perencanaan bagi tim mobilitas global.