
Maskapai Emirates yang berbasis di Dubai memperingatkan lonjakan penumpang yang sangat tinggi di Bandara Internasional Dubai (DXB) dalam beberapa minggu mendatang dan menganjurkan para pelancong untuk tiba setidaknya tiga jam sebelum keberangkatan. Dalam buletin tanggal 24 Juni 2026, maskapai menyatakan bahwa proses keamanan, imigrasi, dan pemeriksaan bagasi diperkirakan akan memakan waktu lebih lama dari biasanya karena libur sekolah dan warga mulai mengambil cuti tahunan. Meja check-in, kios swalayan, dan tempat drop bagasi akan dibuka lebih awal untuk mengatasi lonjakan permintaan, dan penumpang dianjurkan untuk melakukan check-in online, mendaftar layanan biometrik fast-track, serta menggunakan fasilitas check-in kota di Ajman dan DIFC guna menghindari kemacetan di bandara.
DXB mencatat rekor 24,2 juta penumpang selama musim panas 2025; operator bandara Dubai Airports memprediksi angka serupa tahun ini, dengan hari puncak yang melayani lebih dari 260.000 pelanggan yang berangkat, tiba, dan transit. Antrian imigrasi cenderung memanjang pada puncak musim, memengaruhi baik warga lokal maupun pengunjung bisnis yang memiliki jadwal ketat. Bagi manajer mobilitas, peringatan ini menjadi pengingat untuk menyiapkan waktu tambahan bagi eksekutif yang transit melalui Dubai.
Para pelancong disarankan berada di gerbang keberangkatan 60 menit sebelum waktu boarding dan memperhitungkan kemungkinan keterlambatan lalu lintas dalam rencana transportasi darat mereka. Klien dengan jadwal rapat yang ketat disarankan memesan layanan imigrasi fast-track atau mempertimbangkan opsi check-in jarak jauh seperti Emirates Home Check-in, yang memungkinkan pengambilan bagasi dari tempat tinggal atau hotel penumpang hingga 24 jam sebelum penerbangan.
Pemberitahuan ini tidak memperkenalkan persyaratan masuk baru, namun kedatangan terlambat berisiko ditolak naik pesawat, dan biaya ‘no-show’ bisa sangat besar selama periode puncak. Perusahaan disarankan untuk menyebarkan panduan ini dan mengingatkan karyawan agar memeriksa masa berlaku paspor, status visa, serta dokumen kesehatan atau keamanan khusus tujuan jauh-jauh hari sebelumnya.
DXB mencatat rekor 24,2 juta penumpang selama musim panas 2025; operator bandara Dubai Airports memprediksi angka serupa tahun ini, dengan hari puncak yang melayani lebih dari 260.000 pelanggan yang berangkat, tiba, dan transit. Antrian imigrasi cenderung memanjang pada puncak musim, memengaruhi baik warga lokal maupun pengunjung bisnis yang memiliki jadwal ketat. Bagi manajer mobilitas, peringatan ini menjadi pengingat untuk menyiapkan waktu tambahan bagi eksekutif yang transit melalui Dubai.
Para pelancong disarankan berada di gerbang keberangkatan 60 menit sebelum waktu boarding dan memperhitungkan kemungkinan keterlambatan lalu lintas dalam rencana transportasi darat mereka. Klien dengan jadwal rapat yang ketat disarankan memesan layanan imigrasi fast-track atau mempertimbangkan opsi check-in jarak jauh seperti Emirates Home Check-in, yang memungkinkan pengambilan bagasi dari tempat tinggal atau hotel penumpang hingga 24 jam sebelum penerbangan.
Pemberitahuan ini tidak memperkenalkan persyaratan masuk baru, namun kedatangan terlambat berisiko ditolak naik pesawat, dan biaya ‘no-show’ bisa sangat besar selama periode puncak. Perusahaan disarankan untuk menyebarkan panduan ini dan mengingatkan karyawan agar memeriksa masa berlaku paspor, status visa, serta dokumen kesehatan atau keamanan khusus tujuan jauh-jauh hari sebelumnya.
Sumber: Gulf News
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Uni Emirat Arab.Lebih Banyak Dari Uni Emirat Arab
Lihat semua
UAE Terapkan Visa Saat Kedatangan untuk Wisatawan Filipina yang Memenuhi Syarat Mulai 25 Juni
Etihad Rail mulai jual tiket penumpang, layanan pertama Abu Dhabi–Fujairah dimulai 30 Juni