
Polisi Keamanan Publik Makau mengonfirmasi pada 25 Juni bahwa sistem Smart Immigration Clearance akan diaktifkan di Pelabuhan Qingmao dan di Gedung Kontrol Zhuhai-Makau Hall Jembatan Hong Kong-Zhuhai-Makau (HZMB) mulai pukul 00:00 tanggal 26 Juni. Perluasan ini menambah 204 jalur otomatis di semua pelabuhan pemeriksaan bersama dan memungkinkan pelancong yang memenuhi syarat—termasuk penduduk tetap Hong Kong—untuk melewati proses keluar dan masuk hanya dengan satu pemindaian wajah. Prosedur tanpa dokumen ini menggantikan proses pemindaian kartu tradisional: penumpang yang telah mendaftar data biometrik mereka sebelumnya cukup berjalan melalui jalur tersebut sementara kamera mencocokkan wajah mereka dengan database perbatasan. Paspor fisik atau kartu identitas tetap harus dibawa untuk pemeriksaan acak, namun tidak perlu ditunjukkan kecuali diminta. Smart Clearance pertama kali diluncurkan di Pelabuhan Hengqin pada November lalu, dan kini mencakup 42 persen dari semua penyeberangan—sebanyak 6,21 juta penumpang hingga saat ini. Pihak berwenang menyatakan bahwa 170.000 orang telah mendaftar untuk pelabuhan baru selama masa uji coba, dengan total 1,72 juta pemindaian tanpa gangguan berarti. Peningkatan ini diperkirakan akan memangkas waktu pemeriksaan rata-rata menjadi kurang dari sepuluh detik, sangat menguntungkan pelancong bisnis yang rutin bepergian antara distrik bisnis Hong Kong, Zhuhai, dan Cotai di Makau. Langkah ini juga sejalan dengan peluncuran e-Channel mulus di Hong Kong, menandai dorongan Kawasan Teluk Besar menuju zona perbatasan biometrik 24 jam yang mendukung pasar tenaga kerja dan pariwisata terintegrasi di wilayah tersebut. Manajer HR dan mobilitas disarankan untuk memberitahu staf bahwa penduduk tetap Hong Kong berusia 14 tahun ke atas berhak menggunakan jalur baru di Makau, asalkan mereka menyelesaikan pendaftaran online. Pelancong sering juga disarankan mendaftar di kedua sisi perbatasan untuk memastikan perjalanan tercepat tanpa memandang arah perjalanan.
Sumber: Asia Gaming Brief