1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Austria
  4. /
  5. Uni Eropa Usulkan Pengecualian Pria Ukraina Usia Wajib Militer dari Skema Perlindungan Sementara—Dampaknya bagi Austria

Uni Eropa Usulkan Pengecualian Pria Ukraina Usia Wajib Militer dari Skema Perlindungan Sementara—Dampaknya bagi Austria

Jun 27, 2026
·
Uni Eropa Usulkan Pengecualian Pria Ukraina Usia Wajib Militer dari Skema Perlindungan Sementara—Dampaknya bagi Austria
Komisi Eropa hari ini merekomendasikan agar pria berusia 23-60 tahun yang meninggalkan Ukraina tanpa izin resmi keluar tidak lagi otomatis mendapatkan Perlindungan Sementara (Temporary Protection/TP) di Uni Eropa. Langkah ini bertujuan mendukung upaya mobilisasi Kyiv, namun berdampak langsung pada Austria yang saat ini menampung hampir 90.000 pengungsi Ukraina di bawah Direktif TP. Jika negara anggota menyetujui perubahan ini, Kantor Imigrasi dan Suaka Federal Austria (BFA) harus menerapkan pemeriksaan kelayakan tambahan di pos perbatasan dan pusat pemrosesan. Pemohon yang tidak dapat membuktikan keberangkatan legal—biasanya melalui cap administrasi militer Ukraina—akan kehilangan hak atas izin tinggal, pekerjaan, dan manfaat sosial secara langsung. Mereka masih bisa mengajukan suaka, namun prosesnya panjang dan tidak menjamin status. Kementerian Dalam Negeri Wina mendukung usulan ini dengan alasan Austria harus menyesuaikan diri dengan kebutuhan keamanan nasional Ukraina. Namun, LSM lebih skeptis karena banyak pria melarikan diri dari wajib militer atas dasar keberatan hati nurani dan berisiko mengalami penganiayaan jika dipulangkan. Para ahli hukum menambahkan bahwa aturan baru ini bisa meningkatkan jumlah penahanan dan banding, sehingga menambah beban pada pengadilan administratif yang sudah beradaptasi dengan Pakta Suaka & Migrasi UE. Perusahaan yang mempekerjakan atau merekrut profesional Ukraina harus bersiap menghadapi pemeriksaan kepatuhan. Kartu izin tinggal TP yang berlaku saat ini tetap sah, tetapi perpanjangan di masa depan bisa ditolak jika pemegangnya meninggalkan Ukraina secara ilegal. Tim HR disarankan untuk segera memeriksa dokumen karyawan dan siap beralih ke kartu Merah-Putih-Merah atau izin transfer antarperusahaan bila diperlukan. Konsultan mobilitas juga mendorong perusahaan untuk memperluas dukungan psikososial, karena ketidakpastian status hukum diperkirakan akan meningkat di kalangan staf Ukraina dan keluarganya.
Sumber: ORF.at

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Austria.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×