
Otoritas Pelabuhan New York memperkirakan lalu lintas pada Hari Kemerdekaan akan menyamai rekor sebelum pandemi, dengan proyeksi sekitar 5,5 juta penumpang melalui empat bandara utama dan 3,4 juta kendaraan melintasi jembatan serta terowongan antara 2 hingga 6 Juli. Untuk menjaga kelancaran lalu lintas, lembaga ini menangguhkan semua konstruksi non-darurat di Jembatan George Washington, Terowongan Holland dan Lincoln, serta semua jalur antarnegara bagian mulai pukul 5 pagi Jumat hingga 10 malam Senin. Titik panas perjalanan udara meliputi Bandara Internasional John F. Kennedy, yang sedang menjalani pembangunan ulang senilai $19 miliar dan telah mengubah rute akses jalan; LaGuardia, di mana staf TSA ditambah 15 persen untuk memenuhi permintaan; serta Newark Liberty, di mana United Airlines menjalankan jadwal liburan terpadat sejak 2019. Otoritas menyarankan penumpang tiba minimal tiga jam sebelum penerbangan internasional dan menggunakan moda transportasi massal seperti AirTrain JFK atau NJ Transit. Lalu lintas jalan diperkirakan mencapai puncaknya pada Minggu, 5 Juli, saat Stadion MetLife menjadi tuan rumah pertandingan knockout Piala Dunia FIFA 2026, yang akan menambah kemacetan akhir pekan pulang. Pengemudi disarankan menghindari Terowongan Lincoln setelah pukul 11 siang dan memantau tanda pesan variabel untuk pembaruan waktu nyata. Kereta PATH akan beroperasi dengan jadwal yang dimodifikasi, dan staf tambahan akan ditempatkan di stasiun yang terhubung ke jalur rel Meadowlands. Bagi perencana perjalanan korporat, pemberitahuan ini tidak hanya berdampak pada wisatawan. Jadwal rotasi kru, pengemudi pengiriman per diem, dan konsultan yang terbang untuk rapat Senin harus disesuaikan. Perusahaan yang mengirim barang sensitif waktu melalui Terminal Laut Port Newark-Elizabeth juga mungkin menghadapi antrean di gerbang karena pekerja mengambil cuti liburan. Pejabat Otoritas Pelabuhan mengatakan data dari tag tol RFID dan analitik seluler menunjukkan adanya “leisure bleed” pasca pandemi—pelancong yang memperpanjang akhir pekan panjang hingga Senin kerja jarak jauh—yang membuat pola lalu lintas menjadi kurang dapat diprediksi dibanding model historis. Ketidakpastian ini mendorong perlunya pemesanan penerbangan yang fleksibel dan, bagi tim mobilitas, pelonggaran kebijakan perjalanan seperti penggantian biaya ride-share yang sudah disetujui sebelumnya saat transportasi umum mengalami kepadatan berlebih.
Sumber: Spectrum News NY1