
Pada 9 Juli, Departemen Tenaga Kerja diam-diam meluncurkan pembaruan perangkat lunak baru untuk Foreign Labor Application Gateway (FLAG). Catatan rilis menunjukkan dua peningkatan praktis: pengaju upah yang berlaku (PW) kini dapat mengunggah satu tanggapan yang memenuhi beberapa Permintaan Informasi (RFI) dalam satu kasus, dan pemberi kerja CW-1 di Kepulauan Mariana Utara dapat meminta perpanjangan otomatis untuk Laporan Rekrutmen dan Pemberitahuan Kekurangan. Meskipun bersifat teknis, perubahan ini penting bagi pengguna sistem PW dengan volume tinggi—terutama perusahaan konsultasi TI dan universitas yang mengajukan ratusan ETA-9141 setiap tahun. Pada desain lama, setiap RFI memerlukan unggahan PDF terpisah, yang menyebabkan masalah pengendalian versi dan tenggat waktu yang terlewat. Alur kerja yang terintegrasi ini diharapkan dapat mengurangi waktu administrasi dan mengurangi penolakan yang tidak disengaja. Sama pentingnya untuk mobilitas korporat adalah dampak pada jadwal kartu hijau. Penentuan PW yang lebih cepat memungkinkan pemberi kerja mengajukan aplikasi PERM lebih awal, membantu mengamankan tanggal prioritas visa imigran sebelum terjadi penundaan lebih lanjut. DOL menyatakan akan memantau stabilitas sistem selama dua minggu ke depan; pengguna yang mengalami gangguan disarankan untuk membersihkan cache browser dan mengirim tangkapan layar melalui help desk FLAG. Mengingat biaya pemrosesan premium USCIS kini mencapai lebih dari $2.805, penghematan di tahap sertifikasi tenaga kerja sangat berarti. Perusahaan disarankan memperbarui SOP internal dan melatih paralegal mengenai layar unggah baru untuk menghindari keterlambatan.
Sumber: AILA release notes summary