
Jaksa Agung California, Rob Bonta, didukung oleh rekan-rekannya dari 19 yurisdiksi lain, mengirim surat kepada Kongres pada 22 Juli 2026 yang mendesak pengesahan H.R. 1689, yang akan mengembalikan dan memperpanjang Status Perlindungan Sementara (TPS) bagi warga Haiti. Seruan ini menyusul keputusan Mahkamah Agung bulan lalu yang mengizinkan Pemerintahan Trump mengakhiri TPS untuk Haiti dan Suriah, yang berpotensi membuat 60.000 warga Haiti menghadapi deportasi mulai Januari 2027. Koalisi tersebut berargumen bahwa penghentian TPS akan memecah keluarga, merugikan ekonomi negara bagian yang bergantung pada tenaga kerja Haiti, dan memperparah krisis kemanusiaan di Haiti, yang masih berada di bawah peringatan "Jangan Bepergian" Level 4 dari Departemen Luar Negeri akibat kekerasan geng dan ketidakstabilan politik. Pemegang TPS diperkirakan menyumbang sekitar US$5,9 miliar per tahun ke ekonomi AS dan membayar sekitar US$1,6 miliar dalam pajak, menurut surat tersebut. Bagi para pemberi kerja dari sektor pertanian di Florida hingga agen perawatan kesehatan di rumah di New York, ketidakpastian status pekerja Haiti mempersulit perencanaan tenaga kerja dan dapat memicu masalah verifikasi ulang EAD seperti yang terjadi pada kelompok TPS Honduras dan El Salvador di tahun 2020-an. Para jaksa agung juga menyerukan jalur hukum menuju status residensi permanen dan pengawasan yudisial atas keputusan TPS di masa depan—langkah yang sudah lama diinginkan oleh koalisi bisnis demi stabilitas tenaga kerja. Meski Kongres terhenti dalam reformasi imigrasi luas, sifat terfokus dari proposal ini dan pengakuan bipartisan atas runtuhnya keamanan di Haiti bisa memberi H.R. 1689 peluang langka untuk disahkan dalam kalender legislatif musim gugur. Pemberi kerja dengan tenaga kerja Haiti disarankan memantau perkembangan RUU ini dan bersiap mengumpulkan data dampak ekonomi untuk mendukung perpanjangan. Jika TPS berakhir, perusahaan mungkin harus beralih ke visa musiman H-2A/H-2B atau mempercepat pengajuan PERM—keduanya alternatif yang mahal dan memakan waktu. Surat ini menegaskan bagaimana aktor sub-federal memengaruhi perdebatan mobilitas nasional, menambah dorongan bagi perlindungan parsial meski Kongres terpolarisasi.
Sumber: California Department of Justice