
Dalam buletin perjalanan yang diperbarui pada 19 September, Kementerian Luar Negeri Austria (BMEIA) menegaskan kembali bahwa Hungaria saat ini belum mengakui kredensial ID digital Austria di pemeriksaan perbatasan. Warga Austria yang memasuki Hungaria harus membawa paspor fisik atau kartu identitas. Pemberitahuan ini juga menekankan bahwa anak di bawah umur yang bepergian tanpa pendamping—atau dengan hanya satu wali sah—harus membawa surat izin bermaterai dari orang tua yang tidak ikut bepergian, selain paspor mereka sendiri. Klarifikasi ini muncul di tengah peningkatan pemeriksaan mendadak di perbatasan Austria–Hungaria, yang sejak 16 September hanya dapat dilintasi di pos-pos yang ditunjuk. Meskipun waktu tunggu kembali normal setelah gangguan IT di Hungaria pada 18 September, polisi di kedua sisi semakin teliti memeriksa dokumen sebagai bagian dari pengetatan regional terhadap jaringan penyelundupan. Konsultan perjalanan bisnis menyebut pengingat ini sangat tepat waktu: Wina secara rutin mengirim teknisi dan manajer proyek ke Budapest untuk tugas otomotif dan TIK, banyak di antaranya mengandalkan dompet digital dan mungkin mengira ID Austria sudah cukup. Perusahaan disarankan memastikan staf membawa ID fisik sampai pengakuan bilateral disepakati. Orang tua yang merencanakan kunjungan sekolah atau turnamen olahraga disarankan mengunduh template surat izin dari kementerian dan mengesahkannya di notaris atau kantor pemerintah daerah jauh-jauh hari, karena janji temu di hari yang sama sangat terbatas selama musim perjalanan musim gugur. Ke depan, kedua negara bekerja sama dalam pilot identitas digital tingkat UE, namun pejabat mengakui interoperabilitas kemungkinan baru tercapai pada pertengahan 2027.