Kedutaan Besar India Permudah Jaringan Konsuler, Tutup Empat Pusat Layanan di UAE
Abu Dhabi Perketat Standar Gaji Visa Emas untuk Profesional Terampil
Gangguan penerbangan di UAE meningkat seiring maskapai batalkan rute Saudi dan tunda layanan Dubai-Abu Dhabi
Berita Terbaru
Abu Dhabi Perketat Standar Gaji dan Pendidikan untuk Jalur Visa Emas 10 Tahun bagi Tenaga Kerja Terampil
Abu Dhabi telah mengumumkan aturan terbaru untuk jalur visa emas 10 tahun bagi tenaga kerja terampil. Mulai 22 Oktober 2026, pelamar harus memiliki gaji pokok minimal AED 30.000 per bulan, memegang jabatan Level 1 atau 2 sesuai MOHRE, serta menunjukkan ijazah sarjana yang telah dilegalisasi. Perubahan ini meningkatkan beban kepatuhan bagi perusahaan dan berpotensi mendorong manajer tingkat menengah mencari opsi tempat tinggal lain.
Etihad Perpanjang Penangguhan Penerbangan ke Saudi hingga 24 Oktober karena Kekhawatiran Keamanan Berlanjut
Etihad membatalkan semua penerbangan dari Abu Dhabi ke Riyadh, Jeddah, dan Dammam hingga 24 Oktober, dengan alasan risiko keamanan regional. Langkah ini mengganggu perjalanan bisnis dan arus kargo, meningkatkan biaya, serta memicu penerapan langkah-langkah perlindungan baru.
Ketegangan regional picu gelombang pembatalan dan penundaan penerbangan di bandara Dubai dan Abu Dhabi
Gulf News melaporkan gangguan jadwal yang signifikan di Dubai International dan Zayed International pada 21 Oktober, saat maskapai-maskapai UAE dan beberapa maskapai asing membatalkan atau menunda penerbangan ke Arab Saudi, Iran, dan Israel akibat kekhawatiran keamanan. Dampak dari situasi ini membuat para pelaku bisnis harus cepat mencari alternatif, sekaligus menegaskan pentingnya manajemen risiko perjalanan yang tangkas bagi perusahaan yang beroperasi di kawasan Teluk.
Kedutaan Besar India Restrukturisasi Pusat Konsuler, Paspor, dan Visa di Seluruh UAE
Mulai 22 Oktober 2026, Kedutaan Besar India akan menyalurkan semua layanan konsuler, paspor, visa, dan legalisasi melalui 12 ICAC yang ditunjuk, dengan menutup empat cabang kecil. Konsolidasi ini diharapkan mempercepat proses, namun layanan tanpa janji temu akan dihentikan, sehingga para pemberi kerja harus menjadwalkan pertemuan dan memperbarui kebijakan mobilitas mereka.
Rute Flydubai ke Tel Aviv Tetap Ditangguhkan; Etihad Jadi Maskapai UAE Tunggal yang Terbang ke Israel
Flydubai memperpanjang penangguhan penerbangan Dubai–Tel Aviv setelah serangan di kokpit bulan lalu, menjadikan Etihad satu-satunya maskapai UAE yang masih melayani Israel. Ketegangan terkait prosedur keamanan ini mendorong kenaikan tarif penerbangan dan memaksa perusahaan mengalihkan rute penumpang melalui negara ketiga.
UAE Luncurkan Platform Pengembalian VAT Tanpa Kertas Berbasis AI Pertama di Dunia untuk Wisatawan
Otoritas Pajak Federal telah mengaktifkan sistem pengembalian PPN 100% tanpa kertas yang didukung oleh kecerdasan buatan di bandara Dubai, Abu Dhabi, dan Sharjah. Wisatawan kini dapat menyelesaikan pendaftaran, pemeriksaan identitas, dan klaim pengembalian dana hanya melalui satu aplikasi mobile, serta menerima uang kembali dalam satu hari kerja, peningkatan sembilan kali lipat dibandingkan proses sebelumnya. Langkah ini memperlancar arus di bandara, meningkatkan penjualan pengecer, dan memperkuat posisi UAE sebagai pusat perjalanan bisnis tanpa hambatan.
Kedutaan Besar India Restrukturisasi Jaringan Layanan Konsuler di UAE: 4 Pusat Ditutup, 12 Tetap Beroperasi
Mulai 22 Oktober 2026, Kedutaan Besar India akan menutup empat pusat aplikasi konsuler di Uni Emirat Arab dan mengoperasikan 12 lokasi yang telah ditingkatkan di bawah kontrak outsourcing baru dengan Al Hind Tours & Travels. Meskipun beberapa warga harus menempuh perjalanan lebih jauh, kedutaan berharap proses akan lebih cepat dan telah meluncurkan chatbot multibahasa untuk pembaruan waktu nyata.
GDRFA Terbitkan Biaya Visa Turis Dubai 30 dan 60 Hari Terbaru Jelang Musim Puncak
Otoritas imigrasi Dubai telah memperbarui situs web mereka untuk menjelaskan biaya dasar resmi visa turis 30 dan 60 hari—AED 200/300 untuk sekali masuk dan AED 300/500 untuk masuk beberapa kali—belum termasuk PPN dan biaya agen. Klarifikasi ini memudahkan pelancong dan perusahaan membandingkan harga sebelum musim puncak tiba.
Ketegangan Teluk Memaksa Maskapai UAE Batalkan Rute ke Saudi dan Ingatkan Penumpang Soal Penundaan Mendadak
Serangan rudal dan drone di Arab Saudi telah menutup bandara utama Riyadh dan menyebabkan pembatalan penerbangan besar-besaran oleh Emirates, Etihad, dan flydubai. Penerbangan dari UAE menuju Colombo, New York, Kochi, dan Chandigarh mengalami keterlambatan, dan maskapai memperingatkan kemungkinan perubahan jadwal hingga 24 Oktober. Manajer mobilitas diharapkan menghadapi keterbatasan kapasitas, kenaikan tarif, serta pengecualian asuransi terkait gangguan akibat konflik.
Pembaruan Status Penerbangan UAE: Pembatalan dan Penundaan Meningkat Seiring Gangguan di Saudi Berlanjut
Maskapai penerbangan Teluk membatalkan atau menunda ratusan penerbangan pada 20 Oktober akibat pembatasan ruang udara Saudi yang masih berlangsung. Layanan ke Riyadh, Dammam, dan Jeddah tetap ditangguhkan setidaknya hingga 24 Oktober, dengan dampak berantai yang dirasakan pada rute India–Teluk dan pengiriman kargo. Perusahaan disarankan untuk memeriksa ulang jadwal penerbangan, memperpanjang waktu koneksi, dan memperbarui protokol tanggung jawab keselamatan.
Koridor ‘Karpet Merah’ Berbasis AI di Dubai Raih Penghargaan Dubai-it untuk Kontrol Paspor Tercepat di Dunia
Koridor Perjalanan Biometrik “Red-Carpet” Bandara Internasional Dubai Dinobatkan sebagai Proyek Pemerintah Terbaik Kota, dengan Waktu Proses Kurang dari Lima Detik untuk Penumpang yang Memenuhi Syarat. Jalur berbasis AI ini meningkatkan kapasitas hingga sepuluh kali lipat, mengurangi biaya operasional, dan kini diperluas untuk lebih dari sekadar penumpang premium. Bagi perusahaan yang memindahkan staf melalui Dubai, inovasi ini menjanjikan koneksi lebih cepat sekaligus menghadirkan pertimbangan baru terkait privasi data.
Bandara Riyadh Dibuka Kembali dengan Pembatasan, Namun Maskapai UAE dan Internasional Tetap Membatalkan Penerbangan
Meskipun Bandara Riyadh resmi dibuka kembali pada 18 Oktober, otoritas Saudi kini mewajibkan izin slot sebelumnya untuk setiap penerbangan, sehingga Emirates, Etihad, flydubai, Air Arabia, dan banyak maskapai asing lainnya masih menangguhkan layanan mereka. Para pelancong dari UAE disarankan mencari rute alternatif, dan kebijakan perusahaan mungkin perlu memasukkan ketentuan darurat jangka panjang terkait ketegangan keamanan di Teluk.
Pembaruan Peringatan Perjalanan UAE Soroti Risiko Ruang Udara, Pengurangan Penerbangan Saudi, dan Pembatalan Air Arabia
Perusahaan manajemen perjalanan lokal Trip Station telah merilis advis terbaru tanggal 20 Oktober yang menggabungkan peringatan ruang udara Teluk terkini, penghentian penerbangan Saudi, dan pemotongan rute Air Arabia. Buletin ini, yang mengacu pada EASA dan berbagai pemberitahuan maskapai, memberikan peta risiko singkat bagi warga UAE untuk empat minggu ke depan serta memperingatkan potensi masalah kelebihan masa tinggal visa.
Emirates Tambah 14 Penerbangan Tambahan Dubai–Durban untuk Puncak Desember–Januari
Untuk memenuhi permintaan tinggi selama liburan, Emirates akan menambah penerbangan harian ekstra dari Dubai ke Durban pada tanggal tertentu antara 17 Desember 2026 hingga 8 Januari 2027, dengan total 14 perjalanan pulang-pergi tambahan dan ribuan kursi ekstra. Langkah ini meningkatkan konektivitas bagi para pelancong yang berbasis di UAE menuju Afrika Selatan serta mendukung tujuan pariwisata Durban.
Emirates Tambah 14 Penerbangan Tambahan Dubai–Durban untuk Puncak Liburan Desember–Januari
Untuk memenuhi permintaan selama musim liburan, Emirates akan menggandakan layanan harian Dubai–Durban selama dua periode tujuh hari pada Desember 2026 dan Januari 2027, menambahkan 14 penerbangan Boeing 777 dan lebih dari 8.000 kursi tambahan. Penambahan frekuensi ini meningkatkan konektivitas lanjutan di dalam Afrika Selatan dan memperluas kapasitas kargo selama periode ekspor yang krusial.
Kementerian Dalam Negeri UEA Keluarkan Peringatan Cuaca Nasional, Imbau Wisatawan Bersiap Hadapi Keterlambatan
Kementerian Dalam Negeri telah mengeluarkan peringatan cuaca untuk tanggal 20–21 Oktober, mengantisipasi badai petir, hujan es, dan angin kencang hingga 50 km/jam yang berpotensi mengganggu perjalanan darat dan udara. Para pelancong diimbau untuk bersiap menghadapi kemungkinan penundaan penerbangan dan penutupan jalan, serta disarankan menambah waktu perjalanan dan mengikuti instruksi keselamatan resmi.