1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Republik Rakyat Cina
  4. /
  5. Filipina Buka Bebas Visa 14 Hari untuk Pengunjung dari Tiongkok

Filipina Buka Bebas Visa 14 Hari untuk Pengunjung dari Tiongkok

Jan 17, 2026
·
Filipina Buka Bebas Visa 14 Hari untuk Pengunjung dari Tiongkok
Dalam langkah mengejutkan yang disambut baik oleh agen perjalanan dan maskapai penerbangan di kedua sisi Laut China Selatan, Departemen Luar Negeri Filipina (DFA) mengumumkan bahwa mulai 16 Januari 2026, pemegang paspor Republik Rakyat Tiongkok dapat memasuki negara tersebut tanpa visa untuk masa tinggal hingga 14 hari. Pembebasan visa sepihak ini—yang awalnya berlaku selama satu tahun—berlaku untuk kedatangan melalui Bandara Internasional Ninoy Aquino di Manila dan Bandara Internasional Mactan-Cebu di Cebu. Para pelancong harus menunjukkan paspor yang berlaku minimal enam bulan setelah tanggal perjalanan, bukti akomodasi yang sudah dikonfirmasi, serta tiket lanjutan atau pulang. Perpanjangan masa tinggal saat kedatangan atau perubahan status di dalam negeri tidak diperbolehkan.

Pemerintahan Marcos memandang kebijakan ini sebagai alat untuk “mempermudah perdagangan, investasi, dan pariwisata” dengan pasar pengunjung terbesar keenamnya. Pada 2019, 1,7 juta wisatawan dari daratan Tiongkok mengunjungi Filipina; namun pada 2025, jumlah kedatangan hanya mencapai 262.000—hanya sekitar 15% dari puncak sebelum pandemi. Para analis industri menyatakan bahwa penghapusan hambatan visa ini dapat mengembalikan lalu lintas di koridor udara Tiongkok-Filipina yang saat ini beroperasi sekitar 40% dari kapasitas tahun 2019.

Filipina Buka Bebas Visa 14 Hari untuk Pengunjung dari Tiongkok


Bagi perusahaan Tiongkok, kebijakan ini menawarkan opsi tanpa hambatan untuk perjalanan singkat seperti pemeriksaan kelayakan, kunjungan lokasi, dan penutupan kesepakatan. Namun, pemberi kerja di Filipina tetap harus mengurus izin kerja terpisah bagi karyawan yang tinggal lebih dari dua minggu. Tim kepatuhan harus mengingatkan para pelancong bahwa pembebasan visa ini tidak dapat diubah statusnya; pelanggaran masa tinggal akan dikenai denda harian dan kemungkinan masuk daftar hitam.

Nuansa politik tetap ada. Meski Manila membuka pintu bagi wisatawan Tiongkok, ketegangan bilateral di Laut China Selatan masih berlangsung. Manajer risiko harus terus memantau peringatan keamanan dan memastikan pelancong memiliki asuransi komprehensif yang mencakup evakuasi. Namun demikian, pembebasan visa dua minggu ini merupakan sinyal jelas bahwa satu-satunya negara di Asia Tenggara yang sebelumnya menahan arus wisatawan Tiongkok kini ingin ikut menikmati pemulihan pariwisata.

Bagi manajer mobilitas, langkah segera yang harus dilakukan adalah: memperbarui kebijakan perjalanan perusahaan sesuai dengan pembebasan visa ini; berkoordinasi dengan maskapai penerbangan terkait pemesanan ulang yang melewati waktu proses visa; dan memberikan pengarahan kepada karyawan tentang bukti dokumen perjalanan lanjutan—staf maskapai telah diperintahkan untuk menegakkan aturan ini saat check-in.
Sumber: People’s Daily / Global Times

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Republik Rakyat Cina.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×