
Platform hak penumpang udara AirHelp melaporkan pada 9 Februari bahwa cuaca buruk di awal pekan mengganggu operasi di lima bandara tersibuk di Polandia. Antara 7 dan 8 Februari, terjadi 339 penerbangan tertunda dan empat dibatalkan di Warsaw, Kraków, Gdańsk, Katowice, dan Poznań.
Bandara Chopin Warsaw menjadi yang paling terdampak dengan 193 penundaan dan tiga pembatalan, sementara Kraków-Balice mencatat 53 penundaan dan satu pembatalan. Maskapai LOT Polish Airlines paling banyak mengalami gangguan dengan 140 penerbangan tertunda, diikuti Wizz Air (69) dan Buzz, anak perusahaan Ryanair (31). Pembatalan melibatkan penerbangan regional SAS Link dan CityJet.
Meski sebagian besar gangguan berlangsung kurang dari tiga jam sehingga pembatasan kompensasi EC 261 tetap berlaku, kejadian ini menyoroti kerentanan jadwal musim dingin Polandia, terutama untuk rute korporat yang bergantung pada hub di Warsaw. Pengirim barang juga melaporkan koneksi yang terlewat pada jaringan kargo perut pesawat malam hari yang melayani Amerika Utara dan Asia.
AirHelp menyarankan penumpang untuk menyimpan boarding pass dan bukti pengeluaran karena maskapai wajib menyediakan makanan, minuman, dan jika perlu akomodasi hotel saat penundaan melebihi dua jam. Manajer mobilitas disarankan menambah waktu buffer pada waktu transit dan mempertimbangkan mengirim staf penting sehari lebih awal selama periode badai Februari–Maret.
Operator bandara menyatakan telah mengisi ulang stok cairan anti-es dan menambah staf di area landasan, namun memperingatkan bahwa front Arktik baru masih diperkirakan akan datang. Penumpang dianjurkan memantau aplikasi maskapai dan feed NOTAM dari Badan Navigasi Udara Polandia untuk informasi operasional terbaru.
Bandara Chopin Warsaw menjadi yang paling terdampak dengan 193 penundaan dan tiga pembatalan, sementara Kraków-Balice mencatat 53 penundaan dan satu pembatalan. Maskapai LOT Polish Airlines paling banyak mengalami gangguan dengan 140 penerbangan tertunda, diikuti Wizz Air (69) dan Buzz, anak perusahaan Ryanair (31). Pembatalan melibatkan penerbangan regional SAS Link dan CityJet.
Meski sebagian besar gangguan berlangsung kurang dari tiga jam sehingga pembatasan kompensasi EC 261 tetap berlaku, kejadian ini menyoroti kerentanan jadwal musim dingin Polandia, terutama untuk rute korporat yang bergantung pada hub di Warsaw. Pengirim barang juga melaporkan koneksi yang terlewat pada jaringan kargo perut pesawat malam hari yang melayani Amerika Utara dan Asia.
AirHelp menyarankan penumpang untuk menyimpan boarding pass dan bukti pengeluaran karena maskapai wajib menyediakan makanan, minuman, dan jika perlu akomodasi hotel saat penundaan melebihi dua jam. Manajer mobilitas disarankan menambah waktu buffer pada waktu transit dan mempertimbangkan mengirim staf penting sehari lebih awal selama periode badai Februari–Maret.
Operator bandara menyatakan telah mengisi ulang stok cairan anti-es dan menambah staf di area landasan, namun memperingatkan bahwa front Arktik baru masih diperkirakan akan datang. Penumpang dianjurkan memantau aplikasi maskapai dan feed NOTAM dari Badan Navigasi Udara Polandia untuk informasi operasional terbaru.
Sumber: AirHelp