
Dalam pernyataan mengejutkan yang dikeluarkan pada malam 15 Februari, Kementerian Luar Negeri China mengonfirmasi bahwa pemegang paspor Kanada biasa dapat memasuki daratan China tanpa visa untuk kunjungan hingga 30 hari, berlaku mulai 17 Februari 2026 hingga 31 Desember 2026. Kebijakan ini, yang juga mencakup Inggris Raya, merupakan bagian dari pilot bebas visa sepihak Beijing yang pertama kali diperkenalkan untuk beberapa negara Uni Eropa pada akhir 2025. Wisatawan Kanada, pelaku bisnis, kerabat penduduk China, dan penumpang transit semuanya termasuk dalam kebijakan ini, meskipun izin kerja dan visa jurnalis tetap diperlukan untuk tujuan tersebut. (ca.china-embassy.gov.cn)
Kebijakan ini muncul hanya sebulan setelah kunjungan Perdana Menteri Mark Carney ke Beijing untuk memperbaiki hubungan, di mana Presiden Xi Jinping menyatakan bahwa kemudahan mobilitas adalah “cara tercepat untuk membangun kembali kepercayaan.” Selama satu dekade terakhir, warga Kanada harus melewati proses aplikasi yang rumit, termasuk pendaftaran biometrik, rencana perjalanan rinci, dan biaya sekitar CAD 140. Kelompok industri memperkirakan hambatan ini menekan jumlah perjalanan ke China pasca pandemi hanya sekitar 30% dari tingkat tahun 2019. (halifax.citynews.ca)
Perusahaan Kanada akan langsung merasakan manfaatnya. China adalah mitra dagang bilateral terbesar kedua bagi Kanada; Kamar Dagang Kanada memperkirakan penghapusan biaya visa dan penundaan proses dapat menghemat lebih dari CAD 2.000 per eksekutif yang sering bepergian setiap tahunnya serta mempercepat waktu penutupan kesepakatan hingga beberapa minggu. Maskapai penerbangan sudah merespons: Air Canada akan menambah tiga frekuensi mingguan pada rute Toronto–Shanghai mulai Maret, sementara WestJet sedang menjajaki layanan musiman Calgary–Beijing untuk puncak musim panas. Perusahaan asuransi perjalanan mengingatkan klien bahwa masuk masih tunduk pada pemeriksaan kesehatan standar dan pembebasan visa ini tidak mengubah aturan karantina jika terjadi wabah penyakit baru.
Secara praktis, pelancong harus membawa paspor yang berlaku minimal enam bulan, tiket pulang atau lanjutan, serta bukti akomodasi. Masa tinggal lebih dari 30 hari dan aktivitas berbayar tetap memerlukan visa yang diterbitkan oleh konsulat China di Kanada. Pejabat di Ottawa menyambut baik pengumuman ini, namun mengingatkan bahwa program ini resmi masih dalam tahap pilot; kebijakan ini bisa dicabut atau diubah tanpa pemberitahuan setelah 31 Desember. Oleh karena itu, perusahaan dengan proyek jangka panjang di China disarankan untuk menyiapkan rencana cadangan dan menghindari penjadwalan rotasi personel kunci pada minggu-minggu terakhir masa pembebasan visa.
Kebijakan ini muncul hanya sebulan setelah kunjungan Perdana Menteri Mark Carney ke Beijing untuk memperbaiki hubungan, di mana Presiden Xi Jinping menyatakan bahwa kemudahan mobilitas adalah “cara tercepat untuk membangun kembali kepercayaan.” Selama satu dekade terakhir, warga Kanada harus melewati proses aplikasi yang rumit, termasuk pendaftaran biometrik, rencana perjalanan rinci, dan biaya sekitar CAD 140. Kelompok industri memperkirakan hambatan ini menekan jumlah perjalanan ke China pasca pandemi hanya sekitar 30% dari tingkat tahun 2019. (halifax.citynews.ca)
Perusahaan Kanada akan langsung merasakan manfaatnya. China adalah mitra dagang bilateral terbesar kedua bagi Kanada; Kamar Dagang Kanada memperkirakan penghapusan biaya visa dan penundaan proses dapat menghemat lebih dari CAD 2.000 per eksekutif yang sering bepergian setiap tahunnya serta mempercepat waktu penutupan kesepakatan hingga beberapa minggu. Maskapai penerbangan sudah merespons: Air Canada akan menambah tiga frekuensi mingguan pada rute Toronto–Shanghai mulai Maret, sementara WestJet sedang menjajaki layanan musiman Calgary–Beijing untuk puncak musim panas. Perusahaan asuransi perjalanan mengingatkan klien bahwa masuk masih tunduk pada pemeriksaan kesehatan standar dan pembebasan visa ini tidak mengubah aturan karantina jika terjadi wabah penyakit baru.
Secara praktis, pelancong harus membawa paspor yang berlaku minimal enam bulan, tiket pulang atau lanjutan, serta bukti akomodasi. Masa tinggal lebih dari 30 hari dan aktivitas berbayar tetap memerlukan visa yang diterbitkan oleh konsulat China di Kanada. Pejabat di Ottawa menyambut baik pengumuman ini, namun mengingatkan bahwa program ini resmi masih dalam tahap pilot; kebijakan ini bisa dicabut atau diubah tanpa pemberitahuan setelah 31 Desember. Oleh karena itu, perusahaan dengan proyek jangka panjang di China disarankan untuk menyiapkan rencana cadangan dan menghindari penjadwalan rotasi personel kunci pada minggu-minggu terakhir masa pembebasan visa.