
Mulai 10 April, bandara Adolfo Suárez Madrid-Barajas akan sepenuhnya terintegrasi ke dalam Sistem Masuk/Keluar Uni Eropa (EES), namun para pelancong sudah mulai merasakan perubahan ini. Sebuah artikel penjelasan yang diterbitkan pada 9 Maret oleh El Español menguraikan bagaimana cap paspor fisik untuk warga negara non-Uni Eropa digantikan oleh pendaftaran digital yang merekam gambar wajah dan sidik jari. EES secara otomatis menghitung masa tinggal yang diizinkan selama 90 hari dalam 180 hari dan membagikan peringatan ke seluruh 29 negara Schengen. Para pelancong bisnis dan pelajar yang masuk ke Spanyol akan mengambil data biometrik di kios otomatis, kemudian melanjutkan ke loket yang dijaga petugas untuk verifikasi. Prosedur ini menambah waktu sekitar satu menit per penumpang dalam uji coba, menurut AENA.
Bagi tim mobilitas global, sistem ini menawarkan kejelasan sekaligus risiko. Perhitungan masa tinggal yang melebihi batas akan menjadi sangat akurat, membatasi kebijakan diskresi yang sebelumnya dimiliki petugas perbatasan yang mungkin melewatkan cap tinta yang memudar. Perusahaan harus melacak setiap masuk dan keluar Schengen bagi staf yang sering melakukan perjalanan singkat, karena celah “hari yang hilang akibat cap yang tidak jelas” kini hilang. Konsulat Spanyol memanfaatkan peluncuran EES untuk mengingatkan pelancong bahwa waktu yang dihabiskan di negara Schengen mana pun dihitung dalam aturan 90/180 hari—meskipun titik masuknya adalah Madrid.
Pelajar program singkat yang kemudian ingin mengubah statusnya menjadi izin pencarian kerja pasca-kelulusan dua tahun harus menunjukkan riwayat kepatuhan yang bersih. Maskapai yang beroperasi ke Madrid menyarankan penumpang dari Inggris, AS, dan beberapa bagian Amerika Latin untuk tiba 30 menit lebih awal sampai arus penumpang stabil. Bandara telah memasang 120 gerbang elektronik dan berencana menempatkan “asisten perbatasan digital” keliling untuk membantu pengguna baru. Tingkat kegagalan diperkirakan kurang dari 2%, namun jika terjadi ketidakcocokan di kios, pelancong akan diarahkan ke jalur manual, sehingga membawa bukti cetak akomodasi dan tiket lanjutan tetap disarankan.
Bagi tim mobilitas global, sistem ini menawarkan kejelasan sekaligus risiko. Perhitungan masa tinggal yang melebihi batas akan menjadi sangat akurat, membatasi kebijakan diskresi yang sebelumnya dimiliki petugas perbatasan yang mungkin melewatkan cap tinta yang memudar. Perusahaan harus melacak setiap masuk dan keluar Schengen bagi staf yang sering melakukan perjalanan singkat, karena celah “hari yang hilang akibat cap yang tidak jelas” kini hilang. Konsulat Spanyol memanfaatkan peluncuran EES untuk mengingatkan pelancong bahwa waktu yang dihabiskan di negara Schengen mana pun dihitung dalam aturan 90/180 hari—meskipun titik masuknya adalah Madrid.
Pelajar program singkat yang kemudian ingin mengubah statusnya menjadi izin pencarian kerja pasca-kelulusan dua tahun harus menunjukkan riwayat kepatuhan yang bersih. Maskapai yang beroperasi ke Madrid menyarankan penumpang dari Inggris, AS, dan beberapa bagian Amerika Latin untuk tiba 30 menit lebih awal sampai arus penumpang stabil. Bandara telah memasang 120 gerbang elektronik dan berencana menempatkan “asisten perbatasan digital” keliling untuk membantu pengguna baru. Tingkat kegagalan diperkirakan kurang dari 2%, namun jika terjadi ketidakcocokan di kios, pelancong akan diarahkan ke jalur manual, sehingga membawa bukti cetak akomodasi dan tiket lanjutan tetap disarankan.
Sumber: El Español
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Spanyol.Lebih Banyak Dari Spanyol
Lihat semua
Petugas Bandara Barcelona Ditangkap karena Menyelundupkan Penumpang Transit Melewati Pemeriksaan Perbatasan Schengen
Pusat Penerimaan Migran Baru di Motril Catat Kedatangan Terendah Sepanjang Sejarah di Pantai Granada