1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Swiss
  4. /
  5. Inggris Perketat Aturan Perjalanan ke Swiss Jelang Peluncuran Perbatasan Biometrik Uni Eropa

Inggris Perketat Aturan Perjalanan ke Swiss Jelang Peluncuran Perbatasan Biometrik Uni Eropa

Mar 11, 2026
·
Inggris Perketat Aturan Perjalanan ke Swiss Jelang Peluncuran Perbatasan Biometrik Uni Eropa
Wisatawan Inggris yang akan menuju Swiss menghadapi tantangan kepatuhan baru setelah Kantor Luar Negeri, Persemakmuran & Pembangunan Inggris (FCDO) mengeluarkan peringatan perjalanan yang diperbarui pada 10 Maret 2026. Pemberitahuan ini menyoroti dua perubahan penting yang harus diperhitungkan oleh manajer mobilitas dalam perencanaan perjalanan:

1. Aturan masa berlaku paspor – Paspor Inggris harus diterbitkan dalam 10 tahun terakhir dan memiliki masa berlaku minimal tiga bulan setelah tanggal keberangkatan dari wilayah Schengen. Maskapai penerbangan wajib menolak penumpang yang tidak memenuhi persyaratan ketat ini.

2. Sistem Masuk/Keluar (EES) – Mulai 10 April 2026, Swiss dan sebagian besar negara Schengen lainnya akan menggantikan kontrol paspor dengan cap tinta menggunakan pendaftaran biometrik (sidik jari dan gambar wajah) serta perhitungan otomatis masa tinggal 90/180 hari. Petugas perbatasan dapat melihat secara real-time berapa lama pengunjung non-UE telah berada di wilayah Schengen dan apakah mereka pernah melewati batas masa tinggal pada kunjungan sebelumnya.

Meskipun Swiss telah menguji coba EES di Basel dan Jenewa pada Oktober lalu dan memperluasnya ke Bandara Zürich pada November, peluncuran resmi pada April diperkirakan akan menyebabkan antrean lebih panjang saat pendaftaran pertama kali dilakukan. Peringatan ini menganjurkan para pelancong untuk datang lebih awal, mengantisipasi kemacetan di jalur non-UE, dan memeriksa persyaratan check-in maskapai terlebih dahulu, karena maskapai akan menghadapi denda baru jika membawa penumpang yang tidak memenuhi syarat.

Inggris Perketat Aturan Perjalanan ke Swiss Jelang Peluncuran Perbatasan Biometrik Uni Eropa


Bagi perusahaan, risiko paling mendesak adalah pelanggaran masa tinggal tanpa sengaja. Wisatawan harian yang melintasi perbatasan ke Prancis atau Jerman untuk rapat dan kemudian kembali ke Swiss akan mendapati setiap pergerakan perbatasan kini tercatat. Tim mobilitas disarankan untuk memeriksa riwayat perjalanan dan menggunakan kalkulator otomatis masa tinggal Schengen guna menghindari denda yang bisa berupa larangan masuk selama bertahun-tahun.

Otoritas Swiss sedang menyinkronkan EES dengan program e-ID yang akan datang—yang kini ditunda hingga Desember 2026—yang nantinya memungkinkan penduduk dan pelancong rutin menyimpan kredensial dalam dompet digital. Sampai saat itu, kios biometrik dan pemeriksaan manual akan berjalan bersamaan.

Para ahli hukum mencatat bahwa pemegang izin kerja dibebaskan dari batas 90/180 hari, tetapi harus membawa kartu residensi Swiss saat transit di negara Schengen lain. Kegagalan membawa kartu ini bisa memicu peringatan ‘pelanggaran masa tinggal’ palsu dalam sistem.

Dalam jangka menengah, EES menjanjikan proses perbatasan yang lebih cepat dan tanpa kertas setelah antrean awal berkurang. Oleh karena itu, perusahaan dianjurkan untuk memberi pengarahan kepada staf sejak dini, mengatur waktu cadangan antar penerbangan lanjutan, dan memperbarui kebijakan perjalanan agar sesuai dengan aturan masa berlaku paspor yang baru.
Sumber: Schengen Travel News

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Swiss.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×