1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Amerika Serikat
  4. /
  5. FAA Mengusulkan Denda $65.000 untuk Avelo Airlines atas Kelalaian Pengujian Narkoba

FAA Mengusulkan Denda $65.000 untuk Avelo Airlines atas Kelalaian Pengujian Narkoba

Mar 11, 2026
·
FAA Mengusulkan Denda $65.000 untuk Avelo Airlines atas Kelalaian Pengujian Narkoba
Dalam pemberitahuan tertanggal 10 Maret 2026, Federal Aviation Administration (FAA) menyatakan niatnya untuk menjatuhkan denda sipil sebesar US$65.000 kepada maskapai berbiaya rendah Avelo Airlines yang berbasis di Houston, karena diduga gagal memasukkan sepuluh pramugari dan anggota kru penerbangan ke dalam program pengujian acak narkoba dan alkohol yang diwajibkan secara federal. Meskipun denda yang diusulkan ini lebih menargetkan kepatuhan maskapai daripada masalah imigrasi, kasus ini memiliki dampak signifikan terhadap mobilitas karena Avelo telah menjadi pilihan populer bagi pelancong bisnis yang hemat biaya pada rute sekunder di AS seperti Burbank–Boise dan Wilmington–Orlando. Setiap tindakan regulasi yang membatasi operasi penerbangan atau mengurangi kepercayaan konsumen dapat mempersempit kapasitas kursi yang sudah terbatas di rute regional, memaksa perusahaan untuk memesan ulang staf pada maskapai legacy dengan tarif lebih tinggi.

FAA Mengusulkan Denda $65.000 untuk Avelo Airlines atas Kelalaian Pengujian Narkoba


FAA menuduh bahwa antara Maret 2024 dan Agustus 2025, maskapai tersebut mengoperasikan beberapa segmen penerbangan dengan kru yang tidak termasuk dalam program pengujian acak, yang melanggar 14 CFR Bagian 120. Avelo memiliki waktu 30 hari untuk mengajukan keberatan atas temuan tersebut atau mencari penyelesaian informal. Jika denda tersebut tetap berlaku, maskapai harus menunjukkan tindakan korektif, termasuk kebijakan yang direvisi dan audit independen.

Bagi manajer perjalanan, kejadian ini menjadi pengingat untuk tidak hanya memantau harga, tetapi juga rekam jejak kepatuhan regulasi maskapai—terutama saat menggunakan maskapai berbiaya rendah yang memiliki tim kepatuhan yang minimal. Jika FAA memberlakukan pembatasan operasional selama proses perbaikan, perusahaan disarankan untuk menyiapkan rencana perjalanan cadangan di sistem GDS untuk tanggal perjalanan penting. Secara lebih luas, tindakan ini menegaskan sikap penegakan hukum FAA yang semakin ketat setelah beberapa insiden keselamatan yang mencuat di industri. Dengan permintaan perjalanan bisnis yang kembali meningkat, maskapai yang mengabaikan keselamatan dan kepatuhan berisiko menghadapi denda finansial yang cepat serta kerusakan reputasi yang dapat berdampak pada anggaran perjalanan korporat.
Sumber: Federal Aviation Administration – News Release

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Amerika Serikat.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×