1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. India
  4. /
  5. Gerbang elektronik India picu masalah kepatuhan bagi NRI karena cap paspor menghilang

Gerbang elektronik India picu masalah kepatuhan bagi NRI karena cap paspor menghilang

Mar 29, 2026
·
Gerbang elektronik India picu masalah kepatuhan bagi NRI karena cap paspor menghilang
Hanya tiga bulan setelah India secara diam-diam mengaktifkan gerbang biometrik untuk Program Imigrasi Jalur Cepat–Pelancong Terpercaya (FTI-TTP) di Delhi, Mumbai, dan Bengaluru, muncul masalah baru: warga India non-residen (NRI) kini kesulitan membuktikan berapa hari tepatnya mereka berada di negara tersebut. Diskusi viral yang diposting pada 28 Maret 2026 di forum r/nriFIRE menggambarkan dilema ini—perusahaan akuntan menolak menyelesaikan laporan pajak tanpa cap kedatangan/keberangkatan tinta tradisional, sementara laporan ‘riwayat perjalanan’ online yang dikelola oleh Biro Imigrasi masih menunjukkan keterlambatan selama berminggu-minggu. Menurut hukum pajak India, perbedaan antara 119 dan 120 hari kehadiran fisik bisa berarti kehilangan status NRI dan harus membayar pajak atas penghasilan global. “Gerbang elektronik ini sangat bagus dari sisi pengalaman penumpang, tapi mereka telah merusak jejak bukti yang krusial,” kata Rajesh Garg, mitra di firma Big-4 EY India. Masalah serupa pernah terjadi saat Singapura menghapus cap paspor pada 2022, namun mereka langsung meluncurkan catatan masuk digital instan. Sistem India belum memiliki API real-time seperti itu. Kementerian Dalam Negeri menyatakan akan merilis ‘Sertifikat Status Imigrasi’ yang bisa diunduh pada April, tapi para penasihat menyarankan langkah sementara sekarang: minta cap manual di loket imigrasi yang dibantu petugas; simpan boarding pass dan tiket elektronik setiap perjalanan; dan jika perlu, ajukan permintaan RTI untuk catatan pergerakan Anda jauh sebelum batas waktu pelaporan pajak 31 Juli. Perusahaan multinasional harus memberi tahu karyawan yang penghitungan pajaknya bergantung pada jumlah hari tinggal dan memperbarui kebijakan mobilitas global untuk menanggung biaya memperoleh riwayat perjalanan bersertifikat. Perusahaan yang mengandalkan aturan 183 hari dalam Perjanjian Pajak Berganda juga mungkin perlu menyesuaikan perhitungan gaji bayangan sampai catatan digital ini dapat diandalkan. Dalam jangka menengah, kasus ini menegaskan pentingnya mengintegrasikan inovasi pengendalian perbatasan dengan proses kepatuhan pajak selanjutnya. Pendaftaran FTI-TTP India telah melampaui 600.000 pelancong menurut pejabat bandara, dan jumlah ini diperkirakan mencapai 2 juta pada 2028—menjadikan jejak audit digital yang kuat sebagai keharusan mutlak.
Sumber: Reddit r/nriFIRE post

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×