1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Jerman
  4. /
  5. Jerman Terapkan Aturan Izin Keluar bagi Pria yang Tinggal di Luar Negeri Lebih dari 3 Bulan

Jerman Terapkan Aturan Izin Keluar bagi Pria yang Tinggal di Luar Negeri Lebih dari 3 Bulan

Apr 5, 2026
·
Jerman Terapkan Aturan Izin Keluar bagi Pria yang Tinggal di Luar Negeri Lebih dari 3 Bulan
Undang-Undang Modernisasi Layanan Militer Jerman yang baru, yang mulai berlaku sejak 1 Januari 2026, memuat klausul yang kurang diperhatikan namun berpotensi berdampak pada pelajar, pelancong bisnis jangka panjang, dan ekspatriat: pria berusia 17-45 tahun kini wajib mendapatkan izin keluar dari Pusat Karier Bundeswehr setempat jika berencana tinggal di luar Jerman lebih dari 90 hari. Menurut Kementerian Pertahanan, ketentuan ini bertujuan memberikan gambaran akurat tentang populasi pria yang tersedia untuk mobilisasi jika terjadi krisis besar. Dalam praktiknya, pejabat menegaskan izin ini akan diberikan secara otomatis kecuali pemohon sudah menerima panggilan wajib militer. Namun, para ahli mobilitas memperingatkan bahwa dokumen baru ini menambah langkah administratif untuk semester di luar negeri, penugasan antar perusahaan, dan pengaturan “bekerja dari mana saja”. Tim HR harus mencatat nomor izin keluar bersama data status tinggal dalam berkas penugasan dan mungkin perlu menyesuaikan jadwal bagi karyawan pria Jerman yang bergilir dalam peran berbasis Eropa. Saat ini, aturan ini hanya berlaku untuk perjalanan lebih dari tiga bulan, sehingga sebagian besar perjalanan liburan dan bisnis jangka pendek tidak terpengaruh. Namun, perusahaan yang memindahkan talenta antara Jerman dan pusat seperti Singapura atau San Francisco untuk proyek inovasi enam bulan harus memasukkan izin ini dalam daftar periksa pra-keberangkatan. Pengacara imigrasi juga mengingatkan kemungkinan pengetatan di masa depan: jika ketegangan keamanan meningkat, Berlin bisa memperpendek periode batas waktu, memperluas aturan ke wanita, atau memberlakukan sanksi bagi yang tidak mematuhi. Perusahaan besar sudah memperbarui portal mobilitas internal mereka. Salah satu pemasok otomotif kepada Deutsche Welle menyatakan memiliki 240 insinyur Jerman dalam siklus rotasi lebih dari 90 hari; masing-masing akan membutuhkan izin keluar pada penugasan berikutnya. Perusahaan ini membuat titik kontak tunggal dengan pusat regional Bundeswehr untuk mengajukan permohonan secara kolektif dan menghindari keterlambatan. Universitas yang menjalankan program Erasmus atau gelar ganda mengatakan akan mengintegrasikan persyaratan ini dalam sesi orientasi tahun akademik 2026/27. Tips praktis bagi yang terdampak meliputi mengajukan permohonan minimal enam minggu sebelum keberangkatan; menyimpan salinan digital izin bersama dokumen perjalanan lain; dan memeriksa apakah kedutaan negara tujuan di Berlin meminta bukti izin saat mengeluarkan visa tinggal lama. Seiring perkembangan situasi keamanan di Eropa, manajer mobilitas perusahaan disarankan memantau kemungkinan pembatasan perjalanan berbasis pertahanan yang bisa muncul dalam beberapa bulan mendatang.
Sumber: Deutsche Welle

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Jerman.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×