1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Amerika Serikat
  4. /
  5. Gedung Putih Rayakan Tingkat Pemberian Suaka 7% di Tengah Perombakan Besar-besaran Pengadilan Imigrasi

Gedung Putih Rayakan Tingkat Pemberian Suaka 7% di Tengah Perombakan Besar-besaran Pengadilan Imigrasi

Apr 11, 2026
·
Gedung Putih Rayakan Tingkat Pemberian Suaka 7% di Tengah Perombakan Besar-besaran Pengadilan Imigrasi
Dalam sebuah lembar fakta panjang yang dirilis pada akhir 10 April, Gedung Putih menyatakan bahwa Amerika Serikat telah mencapai tingkat persetujuan suaka “terendah dalam sejarah” sebesar hanya 7%, turun dari sekitar 50% dua tahun sebelumnya. Pejabat pemerintah mengaitkan penurunan drastis ini dengan reformasi besar-besaran di Kantor Eksekutif untuk Peninjauan Imigrasi (EOIR) yang meliputi percepatan penjadwalan kasus, pemecatan massal hampir 100 hakim imigrasi, serta penunjukan sementara puluhan Jaksa Militer untuk duduk di pengadilan.

Menurut data pemerintah, pengadilan imigrasi mengeluarkan hampir 500.000 perintah pengusiran pada tahun fiskal 2025—naik 57% dibanding tahun sebelumnya—dan menyelesaikan ratusan ribu kasus yang tertunda. Lebih dari 60% perintah pengusiran dikeluarkan secara in absentia karena pemohon tidak hadir dalam sidang, sebuah angka yang menurut para kritikus mencerminkan ketakutan yang meningkat terhadap penahanan dan keterbatasan akses ke pengacara, bukan penyalahgunaan sistem.

Gedung Putih Rayakan Tingkat Pemberian Suaka 7% di Tengah Perombakan Besar-besaran Pengadilan Imigrasi


Kelompok pembela hak imigran mengecam pengumuman ini, berargumen bahwa jaminan proses hukum telah dikorbankan demi angka deportasi yang tinggi. Mereka menyoroti panduan EOIR yang memungkinkan hakim untuk menolak permohonan suaka yang kurang bukti tanpa sidang penuh, serta mencatat bahwa sebagian besar hakim yang dipecat tahun lalu memiliki tingkat persetujuan di atas rata-rata. Dewan Perlindungan Sistem Merit baru-baru ini mendukung pandangan pemerintah bahwa hakim imigrasi adalah “pejabat bawahan” yang dapat diberhentikan tanpa alasan—sebuah interpretasi yang kini sedang diajukan banding.

Bagi perusahaan dan universitas yang mensponsori tenaga kerja asing, situasi baru ini meningkatkan risiko terkait opsi bantuan kemanusiaan. Staf yang kehilangan Status Perlindungan Sementara atau pelajar pekerja yang permohonan suakanya ditolak bisa kehilangan izin kerja, yang berpotensi membuat perusahaan terkena sanksi I-9. Departemen sumber daya manusia disarankan untuk memeriksa tanggal berakhir izin kerja karyawan yang bergantung pada Dokumen Izin Kerja sambil menunggu keputusan suaka.

Para pengacara menyarankan pencari suaka untuk segera mendapatkan pendamping hukum, mengumpulkan bukti kondisi negara secara lengkap, dan mempersiapkan kemungkinan penolakan tanpa sidang. Dengan lebih dari 2,4 juta permohonan suaka yang masih tertunda, data pemerintah menunjukkan sistem pengadilan yang lebih ramping namun jauh lebih ketat, di mana persiapan matang dan kehadiran di setiap sidang menjadi hal yang tidak bisa ditawar.
Sumber: ClinchLaw Immigration News

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Amerika Serikat.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×