Pengetatan Visa Pasangan: Pengajuan Tidak Lengkap Kini Langsung Ditolak
Jalur Mobilitas Falepili Dibuka Kembali: 280 Visa Baru untuk Warga Tuvalu Tinggal dan Bekerja di Australia
Cuaca Ekstrem Sebabkan Ratusan Gangguan Penerbangan di Australia dan Selandia Baru
Berita Terbaru
Rencana Kebisingan Landasan Ketiga Bandara Melbourne Masuk Tahap Tinjauan Masyarakat Seiring Peningkatan Fasilitas Perbatasan
Bandara Melbourne telah mempublikasikan tanggapan awal masyarakat terkait rencana kebisingan landasan ketiga, langkah penting menuju pengoperasian landasan baru pada tahun 2031. Warga menginginkan jeda yang dapat diprediksi dari kebisingan pesawat, sementara maskapai penerbangan melihat landasan ini sebagai kunci untuk memenuhi permintaan penumpang dan kargo di masa depan. Bandara juga telah membuka aula Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan yang diperluas dengan tambahan eGate, menunjukkan kesiapan agen perbatasan menghadapi peningkatan lalu lintas internasional. Infrastruktur gabungan ini akan menentukan kapasitas perjalanan bisnis ke dan dari gerbang tersibuk kedua di Australia selama dekade mendatang.
Jetstar memangkas jadwal penerbangan domestik dan trans-Tasman sebesar 2,7% untuk periode akhir Mei hingga Juni
Jetstar diam-diam mengurangi jadwal domestik yang diumumkan untuk periode 18 Mei–30 Juni sekitar 2,7%, dengan alasan biaya bahan bakar yang tinggi dan gangguan rute di Timur Tengah. Pemangkasan ini terutama terjadi pada rute utama Brisbane dan beberapa pasar wisata, sementara penerbangan trans-Tasman dari Gold Coast ke Selandia Baru dikurangi lebih tajam lagi. Manajer mobilitas dan perjalanan harus bersiap menghadapi ketersediaan kursi yang lebih terbatas dan kemungkinan kenaikan tarif hingga Juni.
Qantas akan memangkas tiga rute regional dan mengurangi kapasitas domestik sebesar 3,6% untuk puncak akhir Mei
Qantas telah mengajukan revisi jadwal domestik yang membatalkan tiga rute regional dan mengurangi total penerbangan sebesar 3,6% antara 18 Mei hingga 30 Juni 2026. Kapasitas dialihkan ke layanan jarak jauh yang menghadapi waktu penerbangan lebih lama akibat penutupan ruang udara Timur Tengah. Para pelaku bisnis disarankan untuk mengantisipasi ketersediaan tiket yang lebih terbatas di rute utama dan mempertimbangkan maskapai lain atau tanggal perjalanan alternatif.