Border Force melaporkan penangkapan maritim baru dalam pembaruan terbaru Operasi Perbatasan Berdaulat
Kanada Terbitkan 301 Undangan Liburan Kerja untuk Warga Australia dalam Undian IEC Terbaru
Krisis Perumahan Picu Seruan Baru untuk Pangkas Jumlah Imigran, Kata Sustainable Population Australia
Berita Terbaru
Reform Besar Mei: Australia Luncurkan Visa Keterampilan yang Dibutuhkan dan Perketat Aturan 'Pindah-Pindah Visa'
Peraturan final memastikan Australia akan menghapus visa TSS pada 1 Mei 2026 dan meluncurkan visa Keterampilan dalam Permintaan tiga tingkat, menurunkan batas usia lulusan, menaikkan ambang keuangan mahasiswa, serta memperketat pengawasan terhadap visa sementara berurutan. Paket ini memprioritaskan talenta dengan gaji tinggi dan bertujuan meningkatkan produktivitas, namun menimbulkan tekanan kepatuhan baru bagi universitas dan pemberi kerja.
Australia umumkan waktu proses visa terbaru: keterampilan inti melambat, spesialis dipercepat
Statistik terbaru dari Departemen Dalam Negeri menunjukkan visa Subclass 482 Core Skills kini memakan waktu hingga delapan bulan, sementara kasus Specialist Skills dengan gaji tinggi bisa selesai dalam seminggu. Visa permanen dan regional untuk pemberi kerja masih memakan waktu lebih dari delapan bulan. Perbedaan ini memaksa perusahaan untuk menyesuaikan jadwal perekrutan dan mengalihkan posisi senior ke jalur yang lebih cepat.
TSMIT melonjak ke AUD 76.515 seiring Australia menetapkan batas gaji minimum untuk sponsor kerja
Departemen Dalam Negeri akan menaikkan batas gaji minimum untuk visa yang disponsori oleh pemberi kerja menjadi AUD 76.515 mulai 1 Juli 2026 dan mengaitkan kenaikan berikutnya dengan pertumbuhan upah tahunan. Kebijakan ini meningkatkan biaya bagi bisnis, namun bertujuan melindungi tingkat gaji lokal serta sejalan dengan penyesuaian migrasi pemerintah yang berfokus pada keterampilan.
Permohonan visa pelajar internasional ke Australia turun drastis 32% – Laporan ICEF Monitor
Data dari ICEF Monitor menunjukkan bahwa aplikasi visa pelajar baru Australia turun 32% sejak 2023 akibat kenaikan biaya, persyaratan yang lebih ketat, dan ketidakpastian kebijakan. Penurunan ini mengancam keuangan universitas, perekonomian daerah, serta pasokan talenta jangka panjang Australia.