1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Australia
  4. /
  5. Krisis Perumahan Picu Seruan Baru untuk Pangkas Jumlah Imigran, Kata Sustainable Population Australia

Krisis Perumahan Picu Seruan Baru untuk Pangkas Jumlah Imigran, Kata Sustainable Population Australia

Apr 25, 2026
·
Krisis Perumahan Picu Seruan Baru untuk Pangkas Jumlah Imigran, Kata Sustainable Population Australia
Lembaga pemikir lingkungan Sustainable Population Australia (SPA) menggunakan data terbaru tentang tingkat kekosongan sewa untuk menegaskan kembali tuntutannya agar program migrasi Australia segera dikurangi, dengan alasan “permintaan yang meledak” menjadi penyebab utama krisis perumahan nasional. Dalam siaran pers yang dirilis pada 24 April 2026, Presiden SPA Peter Strachan menyatakan bahwa migrasi bersih dari luar negeri—diperkirakan mencapai 311.000 orang per tahun—menyumbang sekitar tiga perempat pertumbuhan populasi dan mendorong tingkat kekosongan menjadi kritis di angka 0,7%.

Kebijakan ini muncul saat pemerintah federal menyelesaikan pengaturan Program Migrasi pasca-anggaran, termasuk kuota jalur keterampilan untuk tahun 2026-27. Kelompok bisnis memperingatkan bahwa pengurangan tajam bisa memperparah kekurangan tenaga kerja di sektor konstruksi, kesehatan, dan manufaktur maju.

Krisis Perumahan Picu Seruan Baru untuk Pangkas Jumlah Imigran, Kata Sustainable Population Australia


Laporan SPA berjudul “Krisis Perumahan adalah Krisis Populasi” menyatakan bahwa Australia sebenarnya sudah membangun hunian dengan tingkat per kapita lebih tinggi dibandingkan sebagian besar negara OECD, namun tidak mampu mengejar permintaan selama migrasi tetap pada level saat ini. SPA mendesak agar angka migrasi permanen dikurangi ke tingkat yang mereka sebut “berkelanjutan” dan menilai insentif perumahan bagi pembeli rumah pertama saat ini justru “kontraproduktif” karena meningkatkan daya beli tanpa menambah pasokan.

Para analis kebijakan mencatat narasi politik terkait migrasi dan perumahan semakin keras dalam beberapa bulan terakhir, meningkatkan risiko langkah reaktif seperti pengetatan ambang batas tes poin atau pembatasan pada beberapa subclass sponsor pemberi kerja. Perusahaan yang memiliki jalur rekrutmen talenta global sebaiknya memantau respons resmi pemerintah dan bersiap mengajukan nominasi sebelum pengurangan kuota berlaku mulai 1 Juli.

Sementara itu, tim mobilitas disarankan memperkuat dukungan akomodasi bagi karyawan yang akan datang; bahkan eksekutif senior melaporkan kesulitan mendapatkan kontrak sewa di Sydney, Melbourne, dan Brisbane. Blok perumahan korporat atau hotel dengan masa tinggal panjang mungkin diperlukan sebagai solusi sementara hingga pasokan pasar membaik.
Sumber: Medianet NewsHub

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Australia.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×