1. Berita Mobilitas Global
  2. /
  3. Republik Rakyat Cina
  4. /
  5. Perdana Menteri Li kepada CEO AS yang berkunjung: China akan ‘meningkatkan efisiensi kebijakan’ bagi perusahaan asing

Perdana Menteri Li kepada CEO AS yang berkunjung: China akan ‘meningkatkan efisiensi kebijakan’ bagi perusahaan asing

Mei 15, 2026
·
Perdana Menteri Li kepada CEO AS yang berkunjung: China akan ‘meningkatkan efisiensi kebijakan’ bagi perusahaan asing
Beberapa jam setelah Presiden Xi Jinping dan Donald Trump membuka KTT di Beijing, Perdana Menteri China Li Qiang mengadakan pertemuan terpisah dengan lebih dari 30 eksekutif utama dari Amerika Serikat untuk menegaskan bahwa China berniat menjaga pintu terbuka lebar—serta mempermudah staf asing masuk dan beroperasi di negara tersebut. Li menyatakan Beijing akan “memberikan layanan berkualitas kepada perusahaan asing, memperbaiki kebijakan dan efisiensi, mendengarkan keluhan mereka, serta membantu mengatasi kesulitan.”

Meskipun pernyataannya disampaikan secara umum, para eksekutif yang hadir mengatakan bahwa Li secara khusus menyebutkan penyederhanaan perpanjangan izin kerja, perluasan zona transit bebas visa 240 jam ke pusat-pusat manufaktur utama, dan pemotongan waktu proses visa bisnis rata-rata dari tujuh menjadi tiga hari kerja di kantor konsuler utama. Janji-janji ini sangat penting: menurut Kamar Dagang Amerika di China, 62 persen perusahaan anggota masih menyebut “pembatasan visa dan perjalanan” sebagai kendala operasional utama.

Perdana Menteri Li kepada CEO AS yang berkunjung: China akan ‘meningkatkan efisiensi kebijakan’ bagi perusahaan asing


Komentar Li sejalan dengan langkah Administrasi Imigrasi Nasional pada musim semi—yang diluncurkan pada Maret—untuk mendigitalkan pendaftaran akomodasi polisi bagi warga asing di tujuh provinsi dan menguji coba pas elektronik untuk wilayah perbatasan. Bersama-sama, perubahan ini diharapkan dapat memangkas waktu formalitas kedatangan dan menghilangkan kebutuhan kunjungan langsung berulang ke kantor PSB lokal.

Bagi manajer mobilitas global, intinya adalah bahwa momentum kebijakan bergerak ke arah yang benar, namun jadwal pelaksanaan yang pasti masih terbatas. Perusahaan disarankan untuk tetap menjaga waktu pengajuan visa Z dan R secara konservatif sampai sistem digital yang dijanjikan benar-benar beroperasi secara nasional. Sementara itu, pemberi kerja harus mengingatkan staf untuk membawa cetakan surat undangan, karena beberapa bandara sekunder belum memasang pemindai kode QR.

Para analis mencatat bahwa janji China ini muncul saat destinasi Asia pesaing—Singapura, Korea Selatan, dan UAE—bersaing merebut talenta mobile dengan skema “digital nomad” dan jalur cepat. Untuk tetap kompetitif, Beijing perlu mengubah retorika Li menjadi aturan yang jelas dan dipublikasikan dalam enam bulan ke depan.
Sumber: Xinhua

Bagaimana VisaHQ dapat membantu

VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Republik Rakyat Cina.

Tim Visa & Imigrasi @ VisaHQ

Tim ahli visa dan imigrasi VisaHQ membantu individu dan perusahaan menavigasi persyaratan perjalanan, kerja, dan tempat tinggal global. Kami menangani persiapan dokumen, pengajuan aplikasi, koordinasi dengan lembaga pemerintah, serta setiap aspek yang diperlukan untuk memastikan persetujuan yang cepat, sesuai, dan tanpa stres.

Kebijakan Redaksi
×