
Presiden Asosiasi Sepak Bola Jerman (DFB), Bernd Neuendorf, menyatakan “keprihatinan serius” pada 13 Juni setelah laporan bahwa puluhan pendukung Pantai Gading ditolak visa untuk Amerika Serikat, salah satu tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026. Masalah ini muncul hanya seminggu sebelum Jerman bertemu tim Afrika Barat tersebut di Toronto pada 20 Juni. Menurut beberapa kelompok penggemar, konsulat AS menolak aplikasi secara massal dengan alasan rencana perjalanan yang tidak lengkap dan bukti dana yang kurang, meskipun banyak pelamar sudah memiliki tiket pertandingan dan pemesanan hotel.
Sementara masuk ke Kanada (tempat pertandingan Jerman vs Pantai Gading) memerlukan eTA terpisah, visa AS tetap penting untuk penerbangan trans-Atlantik dengan transit di sana. Neuendorf, yang berbicara di German House of Soccer di New York, memperingatkan bahwa penolakan massal “bertentangan dengan semangat Piala Dunia yang terbuka” dan berisiko menjadi preseden untuk acara besar di masa depan yang bisa berdampak pada penggemar Jerman. Ia telah meminta Kementerian Luar Negeri Jerman untuk mengangkat masalah ini dengan pihak AS, mengingat beberapa pendukung Jerman juga masih menunggu jadwal wawancara visa untuk babak gugur di wilayah AS.
Operator wisata olahraga mengatakan ketidakpastian ini sudah menurunkan penjualan paket menit terakhir. Beberapa agen di Frankfurt melaporkan tingkat pembatalan lebih dari 20 persen untuk rencana perjalanan yang menggabungkan pertandingan di AS dan Kanada. Grup Lufthansa, yang menambah penerbangan charter khusus penggemar ke Philadelphia dan Houston, menyatakan akan memberikan satu kali pengalihan rute gratis bagi penumpang yang hasil visa mereka berubah.
Perusahaan yang merencanakan perjalanan insentif atau layanan eksekutif selama pertandingan Jerman harus memastikan para pelancong memiliki persetujuan visa AS B-1/B-2 atau eTA Kanada yang tepat dan memberikan waktu lebih panjang dalam penjadwalan visa. Kasus ini mengingatkan bahwa bahkan fasilitasi visa berbasis acara pun tidak selalu terjamin—sesuatu yang harus diperhitungkan tim mobilitas global dalam penilaian risiko.
Sementara masuk ke Kanada (tempat pertandingan Jerman vs Pantai Gading) memerlukan eTA terpisah, visa AS tetap penting untuk penerbangan trans-Atlantik dengan transit di sana. Neuendorf, yang berbicara di German House of Soccer di New York, memperingatkan bahwa penolakan massal “bertentangan dengan semangat Piala Dunia yang terbuka” dan berisiko menjadi preseden untuk acara besar di masa depan yang bisa berdampak pada penggemar Jerman. Ia telah meminta Kementerian Luar Negeri Jerman untuk mengangkat masalah ini dengan pihak AS, mengingat beberapa pendukung Jerman juga masih menunggu jadwal wawancara visa untuk babak gugur di wilayah AS.
Operator wisata olahraga mengatakan ketidakpastian ini sudah menurunkan penjualan paket menit terakhir. Beberapa agen di Frankfurt melaporkan tingkat pembatalan lebih dari 20 persen untuk rencana perjalanan yang menggabungkan pertandingan di AS dan Kanada. Grup Lufthansa, yang menambah penerbangan charter khusus penggemar ke Philadelphia dan Houston, menyatakan akan memberikan satu kali pengalihan rute gratis bagi penumpang yang hasil visa mereka berubah.
Perusahaan yang merencanakan perjalanan insentif atau layanan eksekutif selama pertandingan Jerman harus memastikan para pelancong memiliki persetujuan visa AS B-1/B-2 atau eTA Kanada yang tepat dan memberikan waktu lebih panjang dalam penjadwalan visa. Kasus ini mengingatkan bahwa bahkan fasilitasi visa berbasis acara pun tidak selalu terjamin—sesuatu yang harus diperhitungkan tim mobilitas global dalam penilaian risiko.
Sumber: Sportschau (ARD) live blog
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Jerman.Lebih Banyak Dari Jerman
Lihat semua
Ancaman Bom Tutup Stasiun Konstanz dan Pasar Loak Perbatasan, Ganggu Perjalanan di Perbatasan Jerman–Swiss
ILA Berlin Ditutup dengan 110.000 Pengunjung dan Kemitraan Baru di Bidang Penerbangan