
Para pelancong bisnis dan rekreasi yang akan menuju atau transit melalui ibu kota Prancis pada akhir pekan ini disarankan untuk menyediakan waktu ekstra, setelah serikat pekerja yang mewakili staf penanganan darat di Paris–Charles-de-Gaulle (CDG), Orly (ORY), dan pusat penerbangan bisnis Le Bourget (LBG) mengonfirmasi aksi mogok selama 24 jam pada Kamis, 18 Juni 2026. Menurut pemberitahuan yang diterbitkan pada 16 Juni oleh Bulgarian News Agency (BTA), Kementerian Eropa & Urusan Luar Negeri Prancis (MEAE) telah mengedarkan peringatan melalui saluran konsuler Uni Eropa tentang “kemungkinan gangguan layanan penumpang, antrean keamanan yang lebih panjang, keterlambatan pengolahan bagasi, dan perubahan jadwal penerbangan yang terisolasi.” Media perjalanan dari Majorca Daily Bulletin di Spanyol hingga platform kompensasi AirHelp turut mengingatkan, menekankan bahwa meskipun pengendali lalu lintas udara, pilot, dan kru kabin tidak mogok, hampir semua fungsi layanan pelanggan di darat—mulai dari check-in, bantuan di gerbang boarding, operasi landasan, hingga beberapa pos keamanan—terdampak. Waktu mogok ini cukup merepotkan bagi perusahaan multinasional: 18 Juni adalah hari pembukaan VivaTech di Paris dan bertepatan dengan musim konferensi dan relokasi utama di Eropa pada musim panas. Jika rotasi penerbangan mengalami keterlambatan, koneksi lanjutan ke pusat regional Prancis (Lyon, Toulouse, Marseille) dan jalur kereta cepat bisa terlewat, yang akan menyebabkan gangguan berantai pada jadwal roadshow dan perpindahan tugas jangka pendek. Perusahaan penanganan darat Groupe ADP sejauh ini belum melakukan pengurangan kapasitas secara dini, namun maskapai seperti Air France, Emirates, dan Qatar Airways telah mulai menghapus biaya perubahan bagi penumpang yang bersedia menggeser perjalanan ke tanggal 17 atau 19 Juni. Bagi perusahaan dengan tenaga kerja yang mobile, mogok ini menegaskan pentingnya pemantauan risiko perjalanan secara real-time. Banyak karyawan yang akan melakukan penerbangan jarak jauh pada 17 Juni; manajer relokasi harus memastikan para pelancong telah menginstal aplikasi maskapai, mengaktifkan pembaruan SMS, dan menjaga anggaran akomodasi darurat agar fleksibel jika terjadi keterlambatan penerbangan lanjutan atau kereta regional. Situasi ini juga menyoroti kompleksitas lanskap ketenagakerjaan Prancis yang terfragmentasi: staf darat di ketiga bandara Paris tunduk pada perjanjian kerja bersama yang berbeda, sehingga mogok mendadak dapat diumumkan hanya dengan pemberitahuan 48 jam sesuai ketentuan hukum. Tips praktis: sediakan waktu minimal empat jam untuk koneksi internasional di CDG pada 18 Juni; cetak atau unduh boarding pass sebelumnya karena beberapa kios swalayan mungkin tidak beroperasi; sarankan VIP dan eksekutif senior menggunakan jalur cepat keamanan namun tetap waspada terhadap waktu tunggu; ingatkan pelancong dengan perjalanan yang sangat penting bahwa kompensasi EU261 tidak berlaku untuk mogok staf bandara (hanya staf maskapai). Perusahaan juga disarankan memeriksa ulang apakah pengiriman barang yang sensitif waktu melalui CDG Cargo perlu dialihkan melalui hub Amsterdam, Frankfurt, atau Madrid sampai backlog selesai pada 19 Juni.
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk Perancis.Lebih Banyak Dari Perancis
Lihat semua
Hari terakhir kebuntuan keamanan G7 di sekitar Évian; bulletin lalu lintas Haute-Savoie diperpanjang hingga pukul 20:00
Pemogokan Memaksa Terminal LNG Dunkirk Umumkan Force Majeure, Mengalihkan Lalu Lintas Kapal di Sepanjang Pantai Prancis