
Sebuah laporan human interest di Hindustan Times mengungkap realitas sulit yang dihadapi banyak pemegang visa H-1B seiring ketatnya aturan imigrasi AS. Dalam cerita tanggal 27 Juni, diceritakan dilema pasangan insinyur perangkat lunak asal India di Texas yang ibu mertuanya di Delhi didiagnosis kanker stadium lanjut. Dengan kebijakan pemerintahan Donald Trump yang kembali mewajibkan wawancara tatap muka untuk sebagian besar perpanjangan visa, pasangan ini khawatir jika meninggalkan AS, mereka tidak bisa mendapatkan slot wawancara di konsulat India tepat waktu, yang berisiko mengancam pekerjaan dan proses pengajuan green card yang disponsori perusahaan. Pengacara imigrasi yang dikutip dalam artikel menyebutkan bahwa meski perpanjangan lewat drop-box dibatasi, pemohon dengan masa berlaku visa kurang dari 12 bulan kini harus memesan wawancara—slot yang, menurut data Business Standard, bisa memakan waktu hingga sembilan bulan. Artikel tersebut menyarankan pelancong untuk mengajukan janji temu darurat dengan alasan ‘kehidupan atau kematian’, namun memperingatkan bahwa persetujuan bersifat diskresioner dan memerlukan dokumen lengkap. Cerita ini cepat viral di media sosial India, dengan forum pekerja teknologi membagikan daftar cek untuk menjaga status kerja di AS saat melakukan perjalanan mendesak. Tim mobilitas perusahaan memperbarui kebijakan dengan menambahkan asuransi perjalanan darurat medis, pengaturan kerja jarak jauh darurat, dan bila memungkinkan, validasi ulang visa di dalam negeri melalui pilot Stateside Visa Renewal yang direncanakan. Bagi perusahaan India yang rutin memutar staf dalam penugasan jangka panjang di AS, kejadian ini menegaskan pentingnya menjaga masa berlaku visa yang cukup, mengeksplorasi opsi cap visa di negara ketiga seperti Kanada atau Meksiko, serta membangun redundansi dalam penempatan staf proyek untuk mengantisipasi gangguan perjalanan tak terduga.
Sumber: Hindustan Times
Bagaimana VisaHQ dapat membantu
VisaHQ menyederhanakan proses pengajuan visa bagi perorangan dan perusahaan. Periksa persyaratan perjalanan terkini, siapkan dokumen yang diperlukan, dan kelola pengajuan Anda secara online melalui portal VisaHQ untuk India.Lebih Banyak Dari India
Lihat semua
Saat Amerika merayakan ulang tahun ke-250, warga India mendominasi hampir tiga perempat dari seluruh persetujuan visa H-1B.
Kementerian Olahraga Mengusulkan ‘Paspor Olahraga’ untuk Atlet OCI/PIO yang Ingin Membela India