
Bandara Tom Jobim/Galeão di Rio de Janeiro diperkirakan akan melayani hampir 1,7 juta penumpang selama lonjakan liburan sekolah Juli, kata operator pada 1 Juli. Angka ini menunjukkan pertumbuhan 7% dibanding tahun sebelumnya dan, yang lebih signifikan, lonjakan 19% dalam permintaan internasional seiring maskapai menambah kapasitas di rute Amerika Utara-Selatan dan Eropa. Kebangkitan ini didorong oleh layanan baru GOL Rio–New York dan penerbangan Rio–Córdoba yang kembali dioperasikan oleh Aerolíneas Argentinas, serta frekuensi tambahan ke Buenos Aires, Santiago, dan Panama. Sepanjang bulan, bandara akan menangani sekitar 11.000 pergerakan pesawat—3.300 di antaranya internasional—membantu pintu gerbang Olimpiade Brasil ini merebut kembali pangsa pasar yang hilang ke São Paulo selama pandemi. Bagi tim mobilitas, data ini menandakan ketersediaan kursi yang lebih ketat dan tarif lebih tinggi untuk perjalanan ke Rio hingga pertengahan Agustus. Manajer perjalanan korporat yang merencanakan pertemuan regional atau rotasi kru disarankan untuk mengamankan alokasi lebih awal dan memantau potensi keterbatasan slot seiring berlanjutnya renovasi Terminal 1 Galeão. Pengirim barang juga mungkin menghadapi ruang kargo terbatas di jalur populer seperti EZE-GIG dan JFK-GIG. CEO bandara, Alexandre Monteiro, mengatakan negosiasi sedang berlangsung dengan Emirates, Virgin Atlantic, dan Air China untuk layanan baru menjelang Karnaval 2027. Para analis mencatat bahwa stabilitas politik yang berkelanjutan dan berkembangnya ekosistem start-up teknologi di Rio menarik kembali permintaan premium yang sempat anjlok setelah 2020. Dengan target Brasil mencapai 10 juta wisatawan asing pada 2027, kinerja Galeão akan menjadi indikator utama pemulihan penerbangan nasional secara lebih luas.
Sumber: Mercado & Eventos